MUTIARA ILMU: 2023

Senin, 25 Desember 2023

Makna Gunungan Wayang

Gunungan yang digunakan dalam wayang kulit memiliki bentuk khas, yaitu lancip ke atas. Hal ini melambangkan kehidupan manusia, yaitu semakin tinggi ilmu dan tua usia, manusia harus semakin mengerucut (golong gilig) manunggaling jiwa, rasa, cipta, karsa, dan karya dalam kehidupan. Orang tersebut semakin dekat dengan Sang Pencipta.

Gapura dengan dua penjaga pada gunungan wayang kulit (Cingkoro Bolo dan Bolo Upoto). Hal tersebut melambangkan hati manusia—baik dan buruk. Gada dan tameng yang dipegang oleh kedua raksasa juga memiliki makna tersendiri, yaitu melambangkan penjaga alam dan terang.

Rumah joglo (gapuran) menjadi lambang suatu rumah atau negara yang berisi kehidupan aman, tenteram, dan bahagia. Di atasnya terdapat gambar harimau dan banteng yang saling berhadapan.

Benteng tersebut memiliki makna manusia harus kuat, ulet, tangguh, dan lincah. Harimau di alam liar melambangkan raja hutan. Namun, harimau pada gunungan wayang memiliki makna manusia harus jadi pemimpin bagi dirinya sendiri (punya jati diri), bijaksana dalam bertindak, dan mengendalikan nafsu serta hati nurani agar menjadi manusia yang lebih baik. Pada akhirnya, manusia tersebut bisa bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.

Sementara, gambar kera pada gunungan wayang memiliki makna manusia harus punya sifat yang mampu memilih serta memilah sesuatu yang baik dan buruk, manis dan pahit. Itu terkait dengan sifat kera yang bisa memilih buah yang baik, matang, dan manis.

Pohon besar di gunungan yang menjulang ke atas dan menjalar ke seluruh badan gunungan mengandung makna segala budi-daya dan perilaku manusia harus tumbuh dan bergerak maju (dinamis) sehingga memberikan manfaat dan warna kepada dunia serta alam semesta. Pohon tersebut juga memiliki makna Tuhan mengayomi dan melindungi manusia yang hidup di dunia.

Burung yang ada di dalam gunungan wayang memiliki makna manusia harus membuat dunia dan alam semesta menjadi tempat yang indah, baik dalam hal spiritual maupun material.

Itulah filosofi gunungan wayang kulit. Berbagai hal dituangkan dalam sebuah benda berupa gunungan berkaitan dengan kehidupan manusia dan hubungannya dengan segala hal di dunia dan alam semesta.

Jumat, 15 Desember 2023

SILSILAH SULTAN HADIWIJAYA PAJANG (RADEN JOKO TINGKIR)


Jumadil kubro

berputra

Maulana Muhammad Kebungsuan alias Syekh Sutabaris

berputra

Makhdum Ishaq alias Pangeran Petak alias Bajul Petak alias Raja Buaya Putih menikahi Dewi Sekar putri Adipati Handayaningrat Sepuh

berputra 

Adipati Handayaningrat Pamungkas alias Ki Ageng Pengging Sepuh alias Maulana Abdul Fattah

berputra 

Ki Ageng Pengging Kebo Kenongo alias Maulana Abdul Aziz, menikahi Ratu Mandoko binti Sunan Kalijaga

berputra 

Sultan Hadiwijaya Pajang alias Raden Joko Tingkir alias Maulana Abdurrahman

Sumber:
Data Resmi Pencatatan Nasab. Naqobah Internasional dan Naqobah dalam Negri

Jumat, 08 Desember 2023

Peraturan tantang Makam dan Pelestarian Cagar Budaya

pengaturan tindak pidana menodai dan/atau merusak kubur dalam Pasal 179 KUHP dan bagaimana pengenaan pidana terhadap tindakan menodai dan/atau merusak kubur, di mana dengan metode penelitian hukummnormatif disimpulkan: 1. Pengaturan tindak pidana menodai dan/atau merusak kubur dalam Pasal 179 KUHP yaitu pasal ini mengatur dua macam perbuatan yang dilarang yakni perbuatan menodai kubur (liang lahat, makam) dan perbuatan merusak tanda peringatan di tempat kuburan. 2. Pengenaan pidana terhadap tindakan menodai dan/atau merusak kubur berupa pidana penjara palinbg lama satu tahun empat bulan merupakan pidana yang jauh lebih ringan dibandingkan perusakan barang pada umumnya dalam Pasal 406 ayat (1) KUHP yang berupa pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Kata kunci: kubur; merusak kubur; menodai kubur;

Pasal 179 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)

Pasal 179
Barangsiapa dengan sengaja merusakkan kuburan atau dengan sengaja dan dengan melawan hak membinasakan atau merusakkan sesuatu tanda peringatan yang didirikan diatas tempat perkuburan, dihukum penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan. (K.U.H.P. 406 s).

Senin, 04 Desember 2023

*Silsilah Syaikh Jamaluddin Akbar jalur An Naqowi Al Bukhari Al Husaini*



Oleh = R.Tb. Nurfadhil Al Bantani 

Sayyidina wa Habibina wa Maulana *MUHAMMAD* Shollollohu 'alaihi wa sallam
I
1). Sayyidah syarifah Fathimatuz  Zahro
I
2). Sayyid syarif asy-syahid Husain
I
3). Sayyid syarif Ali Zainal Abidin
I
4). Sayyid syarif Muhammad al-Baqir
I
5). Sayyid syarif Imam Ja'far ash-Shodiq
I
6). Sayyid syarif *Musa Al-Kazhim*
I
7). Sayyid syarif Ali Ar-Ridho
I
8). Sayyid syarif Muhammad At-Taqi al-Jawad
I
9). Sayyid syarif Ali An-Naqi an-Hadi
I
10) Sayyid syarif Ja'far az-Zaki
I
11). Sayyid syarif Ali al-Asyqori
I
12). Sayyid syarif Abdulloh
I
13). Sayyid syarif Ahmad
I
14). Sayyid syarif Mahmud
I
15). Sayyid syarif Muhammad
I
16). Sayyid syarif Ja'far
I
17). Sayyid syarif Ali
I
18). Sayyid syarif Makhdum Husein Jalaluddin al-Bukhori / Jalal Azamat Khan
I
19). Sayyid syarif Makhdum Ahmad Kabir
I
20).Sayyid syarif Makhdum Jalaluddin Husain
I
21). Sayyid Syarif *Makhdum Mahmud Nasiruddin / Mahmudinil Kubro*
I
22). Sayyid Syarif *Makdhum Jamaluddin Akbar/ Jumadil Kubro*


Sumber Kolaborasi data 

1. Hasil Isbat Nasab Tb. M. Nurfadhil dari Naqib Mesir, Iraq & India.

2. Manuskrip Nusantara : data Keprabon Asal Usul Kesultanan Cirebon, Manuskrip Bangkalan, Serat Penengen, Serat Sarasilah Leluhur Ing Kadanurejan Yogya, Nagarakertabumi 

3. Peta genetik migrasi leluhur Y-DNA dari Hijaz - Irak - Asia  Tengah (Uzbekistan) - Asia Selatan (Pakistan - India) - Asia Timur & Tenggara (Champa Vietnam Kamboja dan Indonesia) sama sekali terbukti tidak dari Irak ke Yaman seperti versi ke Ba'alawy. 

4. Kesesuain data sejarah penggunaan gelar Makhdum & Syarif pada leluhur jalur keluarga ini bukannya gelar Habib

KYAI RADEN TUMENGGUNG SUMADININGRAT, BUKAN BIN YAHYA DAN NAMANYA BUKAN SAYYID AHMAD BIN THOHA BIN YAHYA

https://www.walisongobangkit.com/kyai-raden-tumenggung-sumadiningrat-bukan-bin-yahya-dan-namanya-bukan-sayyid-ahmad-bin-thoha-bin-yahya/

Silsilah Nasab KRT Sumadiningrat (Sumber: Serat Salasilah Para Loeloehoer Kadanoeredjan 1899, 163–164 & 201–208)

Kyai Ageng Ngerang I
Kyai Ageng Ngerang II (Kyai Bodo Pajang)
Kyai Ageng Ngerang III (Ki Buyut Pati)
Kyai Ageng Panjawi (Kyai Ageng Pati)
Adipati Pragolapati I
Adipati Pragolapati II
Kyai Wonokriyo (Bagus Jaka Kriya/Kyai Kriyan)
Demang Puspatruna/Demang Jawinata/Tumenggung Gajah Mada/Tumenggung Gajah Gede
Tumenggung Jawinata/Tumenggung Gajah Cilik
Adipati Jayaningrat/Gajah Tlena
Tumenggung Jayaningrat Manten (KRT Jayaningrat I)
KRT Sumadiningrat

Alamat makam : Pesarean wonokromo, Jejeran, Wonokromo, Kec. Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55791

Minggu, 05 November 2023

7 CARA MENGATASI NGANTUK WAKTU PAGI



1. BERWUDHU'
Ulama menjelaskan "Ngantuk dan bermalas-malasan" sarana tipuan setan, jika sering mengantuk diwaktu pagi lazimkanlah menahan wudhu'. Seperti diyakini dalam ilmu kedokteran, membasahi wajah dapat menyegarkan sel-sel kulit, maka didalam wudhu' tidak hanya keuntungan kesehatan tapi mendapatkan fadhilah/keutamaan.

2. LAKUKAN SHOLAT SUNNAH
Tidak dipungkiri, gerakan sholat adalah sangat besar manfaatnya dari segi kesehatan manapun.

3. MEMBACA AL-QUR'AN
Rutinkan setiap hari khususnya setelah sholat shubuh membaca walaupun satu maqra' surah. Jadikan ini amalan rutin untuk di istiqamahkan.

4. BACA DZIKIR ATAU SHALAWAT
Membaca dzikir dengan jahr jelas (didengar telinga:red).

5. RIYADHAH
Olah raga, orang sholeh terdahulu diantara olahraganya adalah mengucapkan kalimat tahlil "Laa ilaha Illallah" sambil menggerakkan tubuhnya.

6. MEMANDANG WARNA HIJAU
Memandang warna hijau, baik itu bunga/taman, berkhasiat menguatkan pandangan, selain menyegarkan mata.

7. WIRIDAN
Ulama sholeh terdahulu adalah orang-orang yang cerdas lagi bijak, mereka bersikeras untuk menjaga matanya dari ngantuk, mereka menjadikan bacaan wirid/hizib sebagai amalan rutinitas. Diantara mereka ada yang merangkum doa-doa ma'tsurat, doa dari Nabi dan doa yang bersumber dari Al-Qur'an untuk diamalkan, seperti wirdul lathif, doa fajar, dsb.

Sumber : dinukil dari beberapa kitab amal

 Semoga ini semua bermanfaat.

Senin, 09 Oktober 2023

SHOLAWAT MUSTIKA NABI KHIDIR. AS



* Untuk Hajat Yang Besar Dan Mendesak Sekali Masalah Ekonomi
_ Di Hilangkan Semua Kesulitan Hidup,, Dan Di Bukakan Pintu Rezeki Dari Segala Arah
_ Penyembuh Segala Penyakit Kronis Yang Sulit Sembuh,, Baik Penyakit Medis Maupun Non Medis
_ Di Hilangkan Sial Dan Apes Dalam Hidup

 اللہم صل علی سیدنامحمد صلاۃتکون لکل عسریسراولکل داء دواء ولکل سقم شفاء وعلی الہ وصحبہ وسلم

" Allohumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammadin Solatan Takuunu Likulli 'Usrin Yusroo Walikulli Da-in Dawa-an Walikulli Saqomin Syifa-an Wa Ala Alihi Wasohbihi Wasalim 


Selasa, 03 Oktober 2023

IJAZAH MBA MOEN ZUBAIR TENTANG BAYAR HUTANG & LANCAR REZEKI



Rezeki Lancar Dan Hutang Lunas! Cukup Lakukan 3 Amalan Para Wali Ini, Di Waktu Subuh Kata Mbah Moen

3 amalan para wali  ini merupakan wasiat dari Kiyai Maimoen Zubair yang lebih akrab disapa dengan Mbah Moen.

Maka segera lakukan 3  amalan para wali ini di waktu subuh dan dapatkan keutamannya.

Menurut Mbah Moen, yang melakukan 3  amalan para wali ini akan mendapat kemudahan dan rezeki yang lancar.

Maka hutang pun pasti mudah dilunasi karena rezeki baginya dilancarkan serta banyak kemudahan didapat.

Lantas, 3  amalan para wali apa yang dimaksud Mbah Moen ini ??? 

1.} Baca surat Al Insyiroh dan Al Fil

"Jadi waktu subuh amalkan qobliyyah subuh bagi yang masih muda dirakaat pertama membaca surat Al-insyiroh dan dirakaat kedua membaca surah Al-fil," ujar Mbah Moen.

"Karena menurut Nabi, orang yang mau membaca kedua surah tersebut dalam sholat qobliyyah subuhnya akan dijamin tidak akan susah," jelas Mbah Moen.

"Apabila kamu melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum sholat subuh dan dalam sholatnya membaca surah Al-insyiroh dan Al-fil maka akan terhindar dari fitnah, " ujar Mbah Moen.

2.) Alimah tasbih

Mbah Moen juga berkata bahwa diakhir zaman amalan seperti ini dianjurkan untuk dibaca.

"Maka di akhir zaman amalkan sunnah tersebut jika habis sholat subuh bacalah

 "Subhanallah wabihamdihi subhanallah hil'adzim astagfirullah, dibaca 100x " ungkapnya.

"Kanjeng Nabi Berkata " Barang siapa mau membaca amalan tersebut 100x diwaktu fajar asal difajar yang sungguh-sungguh bukan fajar saya akan diberi rezeki yang luas dan terhindar dari hutang,"

3) . Baca dan Amalkan doa Antassalam

Mbah Moen juga mengatakan bacalah amalan ini setelah sholat.

"Amalan setelah sholat bacalah ini,

 'Allahumma an'tassalam wamingkassalam fahayyinarobbana bissalam waadkhilna jannata darrossalam tabarrok tarobbana watawa'alaita ya dzal jalaliwalikrom,"

"Ya Allah engkaulah dzat yang memberi keselamatan, dzat yang pemberi petunjuk dan rahmat dan engkaulah keselamatan petunjuk dan rahmat, saya engkau hidupkan dengan dapat petunjuk dan rahmat. Saya mohon untuk masukkan saya ke surga seperti yang engkau janjikan. Engkau dzat maha berkah, maha besar, " katanya.

"Ya dzal jalaliwalikrom, Maka orang yang sudah tua dan mendekati mati perbanyak membaca!," lanjutnya.

🕋 Dengan melakukan 3 amalan dari Mbah Moen tersebut, semoga kita semua senantiasa memperoleh rezeki lancar dan terhindar dari segala macam masalah, termasuk hutang piutang.

Itulah 3 amalan para wali di waktu subuh agar rezeki lancar dan hutang lunas kata Mbah Moen.

Barakallah semoga bermanfaat
Aamiin Yaarobbal'aalamiin 🤲

۞ ﷽ ۞

۞ اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ ْعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ‎ وَعَلَى الِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
ﷺ ۞
📷 SYEIKHONA MAIMOEN ZUBAIR

Senin, 02 Oktober 2023

ILMU MANDI 9 AIR SUMBER KEHIDUPAN

1•Dilakukan setiap kali mandi sebagai penutup (sudah sabunan), maka bacalah: BISMILLAAHIRROHIM GUFRONAKA SUBHANAKA.1x

2•kemudian membaca YAA ALLOH 3x sambil menyiram kepala 3x,

3•kemudian membaca YAA ROHMAN 3x sambil menyiram bahu kanan 3x, 

3•kemudian lanjutkan membaca YAA ROHIIM 3x sambil menyiram bahu kiri 3x (masing-masing 1x bacaan, 1x siraman).

4•Kemudian lanjutkan membaca: LAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAROSULALLAH 1x ,, siramkan ke seluruh tubuh..

•HIIKMAH DAN PEDAH NY

-membuka aura positip 
-membuang aura negativ
-memancarkan cahaya
-membuang sengkolo
-membuang karma hitam
-membuang jin fasik dalm tubuh
-keberuntungan/hokki
-pengasihan
-berwibawa
-di jauhkan dari penyakit ghoib
-di permudah urusan rijki
-mempermudah urusan jodoh
-dll... Nanti akan ada perubahan,silahkan amalkn setiap sesudah mandi ,di rutinkan,dan rasakan sensasi nya..

•YANG INGIN MENGAMALKAN ILMU MANDI 9 AIR KEHIDUPAN SILAHKAN UCAP QOBILTU

Senin, 04 September 2023

*KEUTAMAAN IMAN*



_Belajar Menyempurnakan Ibadah Wajib Dan Sunah_

قال صلى الله عليه وسلم : اَلْإِيْمَانُ فِيْ صَدْرِ الْمُؤْمِنِ وَلَا يَتِمُّ الْإِيْمَانُ إَلَّا بِتَمَامِ الْفَرَائِضِ وَالسُّنَنِ وَلَا يَفْسُدُ الْإِيْمَانُ إَلَّا بِجُحُوْدِ الْفَرَائِضِ وَالسُّنَنِ فَمَنْ نَقَصَ فَرِيْضَةً بِغَيْرِ جُحُوْدٍ عُوْقِبَ عَلَيْهَا وَمَنْ أَتَمَّ الْفَرَائِضَ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

Nabi Muhammad SAW bersabda :
_“Iman berada di dalam dada (hati) seorang mukmin, dan tidaklah sempurna iman itu kecuali dengan menyempurnakan ibadah-ibadah fardhu dan ibadah-ibadah sunah, dan tidaklah rusak iman itu kecuali mengingkari ibadah-ibadah fardhu dan ibadah-ibadah sunah. Barangsiapa mengurangi melaksanakan ibadah fardhu tanpa ingkar maka dia akan disiksa atas hal itu, dan barangsiapa menyempurnakan ibadah fardhu maka wajib baginya surga”._ (Dalam Kitab Lubabul Hadits)

Subhanallah.. Alhamdulillah..
Kita yakini bahwa keimanan itu berada dalam hati kita. Jika hati ini baik, maka baik pula seluruh jasadnya. Oleh karena itu, kita terus berusaha memperbaiki hati ini dengan berbagai amalan fardhu dan amalan sunah dan memperbanyak dzikir ingat Allah SWT.

Kita terus berusaha menyempurnakan amalan-amalan fardhu serta ibadah sunah sesuai kemampuan kita. Sebab kesempurnaan iman itu harus disertai dengan pelaksanaan ibadah fardhu dan ibadah-ibadah sunah.

Kita hindari merusak keimanan kita, yakni hindari meninggalkan dengan sengaja perkara yang diwajibkan oleh Allah SWT. Seperti : shalat, zakat, puasa Ramadhan dan sebagainya. Jika meninggalkan ibadah wajib dan tidak mengingkari kewajibannya, maka dia akan mendapatkan siksa. Namun jika meninggalkan kewajiban disertai mengingkari kewajiban ibadah tersebut, maka sungguh ia telah _kafir. Na'udzubillah_

Kita berusaha meraih surga Allah SWT dengan cara selalu berusaha menyempurnakan untuk melaksanakan ibadah fardhu serta berusaha untuk meninggalkan larangan-Nya. Sebab Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mendekatkan dirinya dengan amalan wajib. Sambil terus berusaha menambah dengan amalan-amalan sunah.

_"Barangsiapa yang memusuhi wali-Ku maka sungguh Aku mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai dari pada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Dan hamba-Ku itu tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunah hingga aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar. Aku menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat. Aku menjadi tangannya yang ia gunakan untuk berbuat. Aku menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika ia meminta perlindungan kepada-Ku, aku pasti melindunginya"._ (HR. Bukhari : 6021)

Semoga kita semua memperoleh cinta dan kasih sayang Allah SWT dan kelak akan meninggal dalam keadaan _husnul khatimah_ dan masuk ke dalam surga-Nya. Aamiin

Yaa Allah.. Ampuni kami..
Terimalah amal baik kami..
Dan bimbing kami semua kejalan yang lurus. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin

_Semoga bermanfaat_

Jumat, 18 Agustus 2023

SOLAWAT AL-FATIHAH


Syeh Muhammad Adil Azizah Al-kayali berkata:

هذه الصيغة تلقيتها من فم الشيخ نعسان فرواتي رحمه الله تعالى في حلب بجامع التوبة في باب النيرب
Solawat ini saya dapatkan dari beliau syeh na'san Al-farwaty ketika masih di Aleppo di masjid at-taubah daerah bab an-nayrab

سمعها من قطب وقته مناما ثم سمعها منه يقظة عيانا في جامع سيدنا زكريا 
Beliau (syeh na'san) mendapatkan solawat ini dari wali Qutub zaman ini, dalam mimpi dan juga secara langsung di masjid jami' sayyidina Zakaria

وأخبره أن من واظب على ١٠٠ مرة يوميا دخل في دائرة الأولياء
Dan syeh na'san memberitahu kan bahwasanya barang siapa yang membaca solawat ini 100x setiap hari, maka orang tersebut sudah masuk kedalam ranah Auliya' nya ALLAHﷻ

ومن واظب عليها ١٠٠٠ مرة يوميا دخل في دائرة الأقطاب
Dan barangsiapa selalu membacanya 1000x setiap hari, maka orang tersebut masuk ke ranah nya wali Qutub

وأجازني بها وأنا العبد الفقير أجزت بها كل من قال : (وأنا قبلت)
Dan beliau syeh (na'san) mengijazahkan solawat ini kepadaku, dan saya ijazah kan solawat ini kepada setiap orang yang mengucapkan : (وأنا قبلت) artinya: (dan saya terima ijazahnya)

Solawat tersebut adalah:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً لَا تُحْصَى وَلَا تُحَدُّ وَلَا تُعَدُّ وَلَا تُرَدُّ صَلَاةً تُرْضِيْكَ وَتُرْضِيْهِ وَتَرْضَى بِهَا عَنِّي وَعَنْ ذُرِّيَّتِي رِضَاءَ الْأَبَدْ اَللّٰهُمَّ عَطِّفْ قَلْبَهُ الشَّرِيْفَ عَلَيْنَا وَشَافِنَا مِنْ عِلَّاتِنَا وَفَرِّجْ كَرْبَنَا وَهَمَّنَا بِجَاهِهِ عِنْدكَ وَبِسِرِّ  (بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ * الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ * الرَّحِيْمِ الرَّحِيْمِ * مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ * إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ * اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ).

_________
Ketik nya ( وأنا قبلت ) dihalaman ini (halaman resminya syeh Muhammad Adil Azizah Al-kayali yang mengijazahkan solawat ini)

Kamis, 17 Agustus 2023

SHOLAWAT GHOUTS AZ ZAMANDOA TOLAK BALA' SELAMA BULAN SAFAR


Ijazah dari Al- 'Arif Billah Al-Habib Abdurrahman Bilfaqih (Ponpest darul Hadist Al-Faqihiyyah Malang Jawa Timur )  Ibni Samahat Al-Ustadz Al-Imam Al-habib Abdullah Bilfaqih ibni Imam Al- Habr Al-Qutub Al-habib Abdul Qodir bin Ahmad Bilfaqih Al-'Alawy Al-Husaini
صلوات غوث الزمان

Allaahumma Shalli wasallim wabaarik 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'Alaa aalihi wa shohbihi waj'alnii fii qolbil insaanil kaamili wa habbibhu fiyya wa 'arrifnii bi ghautsi az zamaani wa a'waanihi wa hassin adabii ma'ahum dloohiron wa baatinan wa aghitsnii bihim fii umuuril 'ilmi wad diini wad dunya wal aakhirati wakhtimnii bi khootimati as sa'aadati wal husnaa wal hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin. ".

Artinya :   " Ya Allah limpah curahkan Shalawat, salam serta keberkahan kepada Rasulullah SAW beserta keluarganya dan sahabat sahabatnya, Dan jadikanlah aku berada pada hatinya Manusia Yang Sempurna , dan jadikanlah kecintaannya ada pada hatiku, Dan berikanlah pengetahuan padaku tentang keberadaan Wali Ghauts Az Zaman beserta para penolong penolongnya, Dan baguskanlah Adabku beserta  mereka ( para penolong wali Ghauts Az zaman ) baik Adab secara Dzahir maupun Bathin, Dan tolonglah aku dengan mereka didalam semua urusan urusan 'Ilmu, Agama, Dunia serta Akhirat, Dan Akhirilah aku dgn akhir yg bahagia dan  Husnul Khatimah , Dan segala puji hanyalah milik Allah yg menguasai semua Alam ".

Dibaca selama bulan Shofar
7x/11x/41x/100x (Tidak ada batas maksimal)

Waktu membaca :

Setelah sholat 5 waktu
Atau Minimal sehari 7x

Faedah: Untuk tolak bala’
Silahkan diamalkan & disebarkan ijazah Umum

Minggu, 13 Agustus 2023

[KISAH SAYYID ALWY DAN MALAIKAT PENCABUTAN NYAWANYA].


“Andaikan saja malaikat maut hendak mencabut ruhku, niscaya aku mengatakan, “tunggu, sampai aku menyampaikan pelajaran malam ini’.”

Itulah pesan yang sangat menggetarkan dari sosok Al-Allamah Sayyid Alawy bin Abbas Al-Maliki, imam besar Masjidil Haram pada masanya. Nasab beliau bersambung kepada As-Sayyid Idris Azhar, seorang Raja di Maroko yang memiliki kerajaan yang bernama Idrisiyah. 

As-Sayyid Idris Azhar sendiri sudah menjadi raja semenjak usia sangat belia yakni umur 11 tahun. Pada era kepemimpinannya, ada tradisi menjadikan anak kecil sebagai Imam Shalat Tarawih, sebab pada umumnya anak-anak telah selesai mengkhatamkan tahfizh Al-Qur’an di usia 10 tahun.

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Sang cucu, Sayyid Alawy dari semenjak belia telah menjadi Dewan Pengajar di Masjidil Haram. Ia mendapatkan julukan Ashghorul Mudarrisin Fil Harom (guru paling kecil di Masjidil Haram).

Tidak main-main yang hadir dalam Majelis Beliau lebih dari 1000 orang. Sementara setiap hari beliau bisa menggelar Majelis Ilmu hingga 30 macam Kitab.

Beliau adalah sosok murobby agung yang dikenal disiplin dan istiqomah, bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa “gurunya lebih disiplin ketimbang muridnya”. Setiap pengajarannya, mesti ditemukan satu cerita penghilang kantuk dan membuat para muridnya pulang menyisakan senyum menawan.

Beliaupun juga sosok yang sangat ahli dalam menggubah syair. Dalam satu peristiwa beliau akan langsung bersyair tanpa pikir panjang terlebih dahulu.

Beliau juga lihai dalam mengadakan rekonsiliasi antar dua orang yang sedang terlibat konflik.

Disaat Abuya Sayyid Muhammad Al Maliki, putranya sedang menempuh studi di Mesir, beliau dengan kerendahan hatinya meminta doa kepada para muridnya untuk kesuksesan putranya.

Meskipun Beliau sedang sakit dan tidak memungkinkan ngajar, namun beliau bersikeras menghadirinya dengan niat Isytifa’, berharap semoga disembuhkan sakitnya dengan menghadiri majelis ilmu yang penuh keberkahan.

Kalam Beliau yang penuh Hikmah diantaranya adalah: “Kesenanganku adalah dalam menyampaikan pelajaran. Andaikan saja malaikat maut hendak mencabut ruh ku, niscaya aku mengatakan, “Tunggu, sampai aku menyampaikan pelajaran pada Malam ini”.

Itulah Sosok Sayyid Alawy bin Abbas Al-Maliki. Kepada beliau juga, Kiai Maimoen Zubair Sarang dan banyak lagi ulama nusantara yg mengaji kepada beliau..

آللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی سَيدِنَا مُحَمَّد وَ عَلَی آلِ سَيدِنَا مُحَمَّدَ.

Sumber; Kisah Ulama dan Sejarah Nusantara.

Sabtu, 12 Agustus 2023

𝗦𝗛𝗢𝗟𝗔𝗪𝗔𝗧 𝗠𝗔𝗡𝗦𝗛𝗨𝗕, 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗨𝗔𝗧 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗕𝗜𝗔𝗦𝗔 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗔𝗗𝗜 𝗟𝗨𝗔𝗥 𝗕𝗜𝗔𝗦𝗔



Sholawat manshub merupakan sholawat yang berasal dari kekasih Allah yang agung, seorang Al-arifbillah pemegang pangkat Quthub Al-Ghoust di zamannya, dia adalah Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid yang bermukim di Jember daerah Tanggul, Jawa Timur. 

Orang yang rutin membaca sholawat manshub dan menjadikan sahabat dalam hidupnya, maka atas izin Allah di pastikan mendapatkan : 

- hidupnya penuh barokah

- hidupnya penuh keajaiban 

- mendapat bagian karomah habib sholeh tanggul

- di lancarkan urusannya

- di ringankan beban hidupnya

- diampuni dosa-dosanya

- mendapatkan syafaat habib sholeh tanggul, mulai dari di dunia sampai akhirat

- diangkat musibahnya 

- di tenangkan hatinya

- merasakan kenikmatan hati 

- mendapatkan kenikmatan jiwa 

- kita telah memberikan atau mensedekahkan sholawat untuk semua nabi dan rasul, terkhusus kepada nabi Muhammad dan keluarga nabi Muhammad serta sahabat nabi Muhammad dan juga umatnya nabi Muhammad, semua itu terdapat pada lafadz "waman ilaihi manshub" 

- di golongkan sebagai orang yang telah berbuat kebaikan sangat banyak

- di hilangkan keruwetan pikirannya

- mendapatkan perhatian khusus dari habib sholeh tanggul 

- ketenangan di alam kuburnya

- kemudahan dalam urusannya 

- dikabulkan segala hajatnya 

- di jadikan hatinya bersih dan bercahaya seperti hatinya habib sholeh tanggul

- mendapatkan bagian akhlak mulia habib sholeh tanggul 

- mendapatkan wibawa habib sholeh tanggul 

- kebahagiaan dunia dan akhirat

- keuntungan di dunia sampai akhirat

Teks latin Sholawat Manshub : 

Allah humma sholli 'ala sayyidina Muhammadin. Sholatan Tagh firu bihadzunub. wa tuslihu bihal qulub. Wa tan tholiqu bihal 'usub. wa talinu bihassu'ub wa 'ala alihi wa sohbihi waman ilaihi manshub. 

Artinya : 

“Ya Allah, limpahkanlah Rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad yang dengannya engkau ampuni dosa kami, Engkau perbaiki hati kami menjadi lancar urat-urat kami, menjadi mudah segala kesulitan, juga kepada keluarganya dan para sahabatnya beserta orang-orang dimansubkan (dinisbatkan) kepada beliau.

Cara mengamalkan : 

Beliau habib sholeh tanggul berkata, sholawat ini di baca sebelas atau empat puluh satu kali, dengan niat untuk memperoleh kemudahan dan terkabulnya segala hajat, insya Allah akan mendapatkannya.

habib abdur rohman bin abdulloh bilfaqih, juga memberikan penjelasan saat di majelis, bahwa sholawat ini bisa di baca sebanyak-banyaknya, tanpa bilangan hitungan. 

Salah satu perkataan habib sholeh tanggul adalah "du'aai yasbiqul baroq" yang artinya, doaku ini lebih cepat dari kilat yang menyambar. 

Habib hasyim bin muhammad al-hamid pernah berkata, bahwa karomah habib sholeh tidak hanya saat hidup tapi juga (ada) saat wafat, wali kalau wafat tidak hilang karomahnya malah Allah berikan lebih dahsyat, dan wali saat wafat, mereka lebih sibuk memberikan pertolongan (syafaat) bagi mereka yang membutuhkan.

Mudah-mudahan kita mendapatkan taufiq sehingga bisa dengan mudah mengamalkan sholawat manshub secara istiqomah, sampai merasakan barokahnya.

Demikian penjelasan tentang sholawat manshub yang penuh barokah dan sangat bermanfaat.

Rabu, 09 Agustus 2023

(SYI'IR DO'A IBADALLAH RIJA'LALLAH)


 MEMINTA BAROKAH DAN PERTOLONGAN DARI PARA WALI KEKASIH ALLAH

          بِسْــــــــــمِـ اللَّـٰهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِـ
Ibâdallâh rijâlallâh.. Aghîtsûnâ li-ajlillâh Wa kûnû ‘aunanâ lillâh.. ‘Asâ nahdhô bifadl-lillâh

Wa yâ aqthôb wa yâ anjâb.. Wa yâ sâdât wa yâ ahbâb Wa antum yâ ûlîl albâb.. Ta’âlau wanshurû lillâh

Sa-alnâkum sa-alnâkum waliz-zulfâ rojaunâkum Wa fî amrin qoshodnâkum Fasyuddû ‘azmakum lillâh

Fayâ robbî bisâdâtî.. Tahaqqoq lî isyârotî ‘Asâ ta,tî bisyârotî.. Wa yashfû waqtunâ lillâh..

Bikasyfil hujbi ‘an ‘ainî.. Wa rof’il baini min bainî Wa thomsil kaifi wal aini binûril wajhi yâ Allâh

Sholâtullâhi Maulânâ.. ‘alâ man bil Hudâ jânâ Wa man bil haqqi aulânâ.. Syafî’il kholqi ‘indallâh..

(TAWASUL)~
Liridho Allah Bisyafaatina Rosulillahi Muhammadin Shallallahu Alayhi Wasallam
SYAI'LILLAHU LAHUMUL AL FATIHAH...

Li Shohibil Barokah Wakhususon Wali Songo tanah Jowo,Wa Sunan Gersik,Sunan Ampel,Sunan Bonang,Sunan Giri,Sunan Drajad,Sunan Muria,Sunan Kudus,Wa Sunan Kali Jogo,Wa Sunan Gunung Jati,Sumailahadroti Wa Khushuson Wali Majdub,Wali Qutub,Wali Abdal,Wali Gauts,Lihadroti Sekabehane Poro Waliyulloh Kang Sampon Sedo Lan Tseh Ageng,Wa Khusushon Ratunipun Poro Wali Wa Sayyidisy Asyh Syekh Abdul Qodir Al Jailani 
SYAI'LILLAHI LAHUMUL AL FATIHAH...

Liqodoi Hajatina Wahajatikum Min Hawa ijid Dunya Wal Akhiroti Robbana Atina Fiddunya Hasanah Wafil Akhiroti Hasanataw Waqina Adzabannar 
SYAI'LILLAHI LAHUMUL AL FATIHAH...

Senin, 31 Juli 2023

SHOLAWAT NUR MUHAMMAD DAN SHOLAWAT DIRI


Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Shalallahu'la Muhammad 
Jika ingin sakarotil maut tidak susah, mudah pulang ke rohmatulloh, segala pekerjaan menjadi mudah maka amalkannlah sholawat Nur Muhammad dan Sholawat Diri 100x dalam sehari semalam.

Sholawat ini ada pada bacaan sholat kita yang juga ada sholawat utama atau sholawat IBRAHIMIYYAH

Cara bacanya dijadikan satu :

اَلصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَ رَحْمَةُ لٰلهِّ وَ بَرَكَاتُهُ ٬ اَلسَّلَامُ عَلَيْنَا وَ عَلٰى عِبَادِ لٰلهِّ الصَّالِحِيْنَ. 

AS-SHOLAATU WAS-SALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WA RAHMATULLOOHI WA BAROKAATUH, ASSALAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBAADILLAAHISH SHOOLIHIIN,100x setiap hari dan kalau mampu 1000x tiap malam JUMA'AT

Kalau kita sudah membaca itu 100x atau 1000x sama halnya kita sudah berkirim salam kepada saudara kita semua kalau istilah jawanya sedulur papat kalima pancer yang suatu saat itu akan menemui kita.

Kalau tidak sanggup membacanya 1000x pada malam JUMA'AT, cukup 100x saja dan 100x pada hari-hari lainnya boleh sekali duduk waktunya bebas, kalau pun 100x sekali duduk tidak sanggup juga maka amalkan 20x sesudah sholat fardu.
Aamiin ya Rabbal-Aalamiin

Senin, 17 Juli 2023

Nasehat untuk orang NU

*Kritikan Untuk Orang-orang NU*

*Oleh: Gus Baha (KH Bahaudin Nur Salim)*

NU itu terlalu banyak pengajian umum. Tradisi ngaji (kitab) mulai hilang. Itu lampu merah. Orang kaya suka ulama. Suka kiai. Tapi maunya ngatur ulama, tidak mau diatur ulama.

Saya ga mau ngaji yang ribet itu. Harus pasang panggung, sound system, yang penting bupati datang. Ribet.

Mereka habis 50 juta, 100 juta tidak masalah. Tapi sesuai mau mereka, yang datang jamaahnya banyak. Coba, kalo nuruti maunya kiai, ulama, ngajinya menganalisa kitab, uangnya buat mencetak naskah, pasti tidak mau.

Saya ingin kebesaran ulama itu kembali, yaitu bisa mengatur orang kaya. Bukan seperti sekarang, diatur orang kaya.

Banyak yang datang minta pengajian umun, bawa alphard, saya jawab kalo mau ngaji datang ke sini saja. Kalo kiai diatur-atur, kan ribet.

Bukan saya anti. Dan itu perlu. Tapi sudah over. Tapi tradisi ngaji yang sebenarnya, yang jadi standar NU, sudah mulai ditinggalkan.

Ditambah, kiai yang kedonyan, cinta dunia. Klop. Yang kaya, tahunya memuliakan kiai dengan uang, kiainya juga senang. Musibah. Terutama di Jawa Timur.

Saya keluar dari kantor PWNU Jawa Timur, langsung dikasih voucher umroh. Saya jawab, tidak, saya kiai Jawa Tengah.

Makanya saat saya diundang di Tebu Ireng, Pondok Syaikhona Kholil, Termas … Saya mau asal, disediakan naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Kholil, Syaikh Mahfudz Termas.

Ya, saya ngajinya kitab para pendiri pesantren itu. Bukan ngaji Gus Baha tapi ngaji Mbah Hasyim Asy’ari, dll.

Ini kan musibah. Selama ini dzurriyah, para cucu tidak peduli dengan naskah pendiri. Padahal ada ahli filologi, pengumpul naskah. Naskah masyayikh kita ada di luar negeri, cucunya ga punya.

Saya punya naskahnya Syaikh Mahfudz yang tidak ada di Termas. Saya dikasih Mbah Moen. Akhirnya, para cucu ngaji ke sini.

Coba, Sirojut Tholibin di cetak di mana-mana, termasuk Yaman. Namun, kita tahu nasibnya di Jampes.

Kiai-kiai NU itu sudah alim. Ngerti hukum secara tafsil, kok malah hobi bicara yang mujmal. Ini kan sudah mau pinter, di suruh goblok lagi.

Anda itu ngaji, sampai buka kamus, meneliti tiap kata, harusnya ngajarnya seperti itu. Agar tetap alim.

Ada kiai yang sehari manggung 3 kali. Padahal, pasti dia tidak paham problem dakwah di setiap tempat itu. Dia tidak tahu objeknya, tidak tahu obatnya. Pasti bicaranya standar, itu-itu saja, yang penting lucu dan menarik. Mana ada waktu untuk belajar lebih dalam?

*Akhirnya ada orang ceramah ditambahi musik* macam-macam. Karena dia tidak alim. Tidak terkontrol, yang penting menarik.

*Akhirnya ya goblok beneran.* Pondok NU juga ikut-ikutan tren. Bikin acara, ya pengajian umum. Yang datang banyak.

Masak, pondok NU mengundang Ustad/Kiai yg tidak jelas. Karena ikut tren tadi. Tidak tahu, keduanya itu kategorinya apa, detailnya mereka. Musibah lagi, warga NU membaca tulisan Gus Ulil, Nusron bahkan Abu Janda tapi tidak tahu naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari.

*Saya hanya ingin, tradisi ilmiah di NU itu kembali.* Kiai tidak boleh diatur orang kaya. Jika tidak, NU bisa habis (orang alimnya). Saya di NU ditugasi ini, bukan yang lain. Maka, saat saya di Lirboyo, saya bilang ‘Gus Kafa, saya lebih senang disambut 4 santri yang benar-benar niat ngaji, daripada banyak santri yang niatnya tidak jelas’. Kemudian, setiap kali saya ke Lirboyo, anak, mantu, cucu dikumpulkan dulu ngaji sama saya.

Jika, kita 5 tahun saja memulai. NU akan hebat. Jika bukan anak kita yang jadi alim, cucu kita akan jadi ulama. Itulah NU. NU itu harusnya melahirkan kiai – allamah, bukan kiai-mubaligh seperti sekarang. Dan saya melihat sudah lampu merah. Padahal di zaman kakek saya, bahasa Arab itu seperti bahasa Jawa. Saya punya tulisannya Mbah Hasyim Asy’ari yang surat-suratan dengan kakek saya dengan bahasa Arab.

Keilmuan, kealiman ini jangan habis. Dulu para pendiri, kakek kita, allamah, punya naskah. Jika kita terus begini, bisa habis.

,*SUMBER:*
https://www.portal-islam.id/2020/08/viral-gus-baha-kritikan-untuk-orang.html?m=1

#monggoshare

Kamis, 13 Juli 2023

ASHHABUL FATIH SELAMAT DARI SIKSA KUBUR

Rutinan mlm jumat 

Sayyidi As Syekh Qutb Al Aqthob Ahmad bin Muhammad Attijany rodliyallah 'anhu berkata:
Ketahuilah bahwa dosa-dosa di zaman ini tidak ada seorangpun yang bisa terlepas darinya karena dosa dosa tersebut menimpa manusia seperti hujan lebat, akan tetapi perbanyaklah melakukan sesuatu yang bisa menebus dan melebur dosa dan yang paling dikuatkan adalah SHOLAWAT FATIH.
Karena SHOLAWAT FATIH TIDAK AKAN MENINGGALKAN DOSA SEDIKITPUN.
Sayyidi Assyekh Ahmad Assukairij juga menceritakan dari Sayyid 'alal al jabiri bahwa beliau (sayyid 'alal) bermimpi melihat dirinya telah mati kemudian orang orang memandikan, mengkafankan dan menguburkannya.
Tatkala beliau berada di dalam kubur, tiba-tiba dua malaikat penanya masuk dan duduk disisinya kemudian salah satu dari kedua malaikat tersebut bertanya padanya tentang siapa tuhannya, Nabinya dll.
ketika beliau (sayyid 'alal) bersiap siap untuk menjawab, tiba tiba salah satu malaikat yang lain menciumnya lalu malaikat itu menoleh ke temannya seraya berkata: "mari kita pergi menuju jalan kita".
"Bagaimana kamu akan menanyainya sedangkan ia adalah ASHHABUL FATIH (orang orang yg suka membaca sholawat fatih)."
Sayyid 'alal berkata :
kemudian kedua malaikat itu berdiri dan pergi dan beliaupun lalu bangun dr tidurnya.
(KASYFUL HIJAB oleh SAYYIDI ASSYEKH AHMAD SUKAIRIJ ATTIJANI RODLIYALLAH 'ANHU)
۞ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ۞
۞ ﺍﻟﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ۞
۞ ﻭَﺍﻟﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ ۞
۞ ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟﺤَﻖِّ ۞
۞ ﻭَﺍﻟﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟﻤُﺴْﺘَﻘِﻴﻢِ ۞
۞ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴﻢِ
Kami ijazahkan sholawat fatih kepada kalian.
Ikrar sy ridho mengamalkan sholawat fatih tiap bada sholat 11x
Dan sehari semalam 300x

Senin, 10 Juli 2023

𝗚𝗨𝗦 𝗗𝗨𝗥 & 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗦𝗛𝗢𝗟𝗔𝗧


Seorang Wali Allah (kekasih Allah), KH.Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah memberikan nasihat mengenai bagaimana sebenarnya kita sholat.

***

Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.

Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.

Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.

Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.

Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.

Bayangkan ketika "adzan berkumandang", tangan Allah melambai ke depanmu untuk mengajak kau lebih dekat dengan-Nya.

Bayangkan ketika kau "takbir", Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.

Bayangkanlah ketika "rukuk", Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhan-Nya.

Bayangkan ketika "sujud", Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: "Aku Mencintaimu hamba-Ku".

Bayangkan ketika kau "duduk di antara dua sujud", Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: "Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu".

Bayangkan ketika kau memberi "salam", Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.

Sabtu, 08 Juli 2023

DO'A PENDEK TAPI SANGAT BERMANFAAT

"
Banyak yang beranggapan doa ini pendek, namun perhatikan kandungannya

‏أَلًْلّٰهُمَّ إِنِّي أَسأَلُكَ الۡعَافِيَۃَ

Allahumma Inni As Aluka Al-'Aafiyah.

Al-Abbas (R.A.) paman Nabi (ﷺ) datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata : "Ya Rasulullah (ﷺ) ajarkanlah aku do'a," katanya.

Nabi (ﷺ) lalu berkata : "Wahai paman ku, bacalah :

‏أَلًْلّٰهُمَّ إِنِّي أَسأَلُكَ الۡعَافِيَۃَ

Allahumma Inni As Aluka Al-'Aafiyah.
(Ya Allah, aku memohon kepada MU 'aafiyah).

Sekarang apa yang 'Aafiyah ???

" Aafiyah bermaksud :
Untuk menyelamatkan diri daripada semua kesusahan yang menimpa".

Untuk menjadi sehat, kita perlu berada di dalam 'Aafiyah.

Untuk mempunyai uang yg cukup, kita haruslah berada di dalam 'Aafiyah.

Untuk terus hidup sejahtera, kita seharusnya berada di dalam 'Aafiyah.

Untuk mau anak2 kita di lindungi, kita perlu berada di dalam 'Aafiyah.

Dan jika kita sudah diampuni dan tidak dihukum, kita berada dalam 'Aafiyah.

Jadi, pada asasnya 'Aafiyah itu bermaksud :
"Ya Allah, lindungilah aku daripada apa-apa kesakitan, kesusahan dan segala penderitaan".
Ini termasuk untuk di Dunia dan di Akhirat.

Al-Abbas (R.A.) berfikir tentang ini untuk seketika, dan kemudian dia datang kembali kepada Nabi (ﷺ) selepas beberapa hari lalu dia berkata:-

"Ya Rasulullah (ﷺ), do'a ini seolah-olah sedikit pendek. Saya minta sesuatu yang lebih besar."

Nabi (ﷺ) lalu berkata : "Wahai pamanku yang dikasihi, mohonlah kepada Allah untuk 'Aafiyah, maka anda tidak boleh diberi apa-apa yg lebih baik daripada 'Aafiyah. Ia adalah satu do'a yang mudah namun terbaik."

Yang Benar adalah setiap yang bermakna dari apa yang anda katakan (mohon) ketika berdo'a.

"Ya Allah, aku memohon kepadaMU agar aku selamat daripada semua kesusahan, kesulitan, kesedihan, bahaya (musibah) dan janganlah ENGKAU menguji aku dan lain-lain yang berat."

Semua ini termasuk di dalam *Allahumma Inni As Aluka Al-'Aafiyah
~ (Riyadh As Shaliheen, imam At-Tirmidzi).

Nabi Muhammad (ﷺ) berkata : " Sampaikanlah daripada aku, walaupun ia adalah satu ayat."

Semoga bermanfaat.
@semua orang

Sabtu, 24 Juni 2023

SHOLAWAT AZHIMIYYAH {IJAZAH UMUM}


﷽ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ayat yang mulia adalah ayat yang memuji Rasulullah ﷺ

Sholawat Azhimiyyah ini dibawa oleh Al-Qutb An-Nafis Al-Imam Akhbar Sayyidi Ahmad Ibn Idris RA melalui talaqqi yang spesial dengan bertalaqqi berhadapan dengan Sayyidina Nabi Muhammad ﷺ dan Sayyidina Khidir (Nabi Khidir).

Rasulullah ﷺ berkata kepada Nabi Khidir AS:

“Wahai Khidir, ajarkan kepada nya (Sayyid Ahmad Ibn Idris) apa yang telah aku ajarkan kepadamu!”

Lalu Nabi Khidir mengijazahkan dan mengajar kan 3 amalan kepada Sayyid Ahmad Ibn Idris yaitu:

1. Tahlil Makhsus
2. Sholawat Azhimiyyah
3. Istighfar Kabir 

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ بِنُوْرِ وَجْهِ اللهِ الْعَظِيْمِ الَّذِيْ مَلَاءَ أَرْكَانِ عَرْشِ اللهِ الْعَظِيْمِ وَقَامَتْ بِهِ عَوَالِمُ الْعَظِيْمِ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ ذِي الْقَدْرِ الْعَظِيْمِ بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِ اللهِ الْعَظِيْمِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ
وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا فِيْ عِلْمِ اللهِ الْعَظِيْمِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ اللهِ الْعَظِيْمِ تَعْظِيْمًا لِحَقِّكَ يَامَوْلَانَا يَامُحَمَّدُ يَاذَا الْخُلُقِ الْعَظِيْمِ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى اٰلِهِ مِثْلَ ذٰلِكَ وَاجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ كَمَا جَمَعْتَ بَيْنَ الرُّوْحِ وَالنَّفْسِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا يَقْظَةً وَمَنَامًا وَاجْعَلْهُ يَا رَبِّ رُوْحًا لِذَاتِي مِنْ جَمِيْعِ الْوُجُوْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ يَاعَظِيْمُ

Allâhumma innî as-aluka binûri wajhillâhil ‘adhîmi allazî mala-a arkâna ‘arsyillâhil ‘adhîmi wa qâmat bihi ‘awâlimul ‘adhîmi an tushalliya ‘alâ sayyidinâ wa mawlânâ muḫammadin dzil qadril ‘adhîmi bi qadri ‘adhamatillâhil ‘adhîmi fî kulli lamḫatin Wa nafasin ‘adada mâ fî ‘ilmillâhil ‘adhîmi shâlâtan dâ-imatan bi dawâmillâhil ‘adhîmi ta’dzîman li haqqika yâ maulânâ yâ muḫammadu yâ dzal khuluqil ‘adhîmi wa sallim ‘alaihi wa ‘alâ âlihi mitsla dzâlika wajma’ bainî wa bainahu kamâ jama’ta bainar rûḫi wan nafsi dhâhiran wa bâthinan yaqdhatan wa manâman ya rabba rûḫan li dzâtî min jamî’il wujûhi fiddun-yâ wal âkhirati yâ ‘adhîm.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan cahaya Dzat Allah Yang Maha Agung, yang memenuhi tiang-tiang arasy Allah yang agung. Dengannya, berdirilah alam-alam (ciptaan) Allah Yang Maha Agung, agar sholawat tersampaikan atas pelindung kami, Muhammad saw, yang memiliki derajat yang agung, sebesar keagungan Dzat Allah Yang Maha Agung dalam setiap kedipan dan napas, Sebanyak apa yang ada (tertulis) dalam ilmu Allah Yang Agung. Dengan sholawat yang abadi seiring keabadian Allah Yang Maha Agung untuk mengagungkan kedudukanmu, wahai junjungan kami, wahai Muhammad, wahai yang memiliki akhlak yang agung. (Ya Allah) sampaikanlah salam kepada beliau serta keluarganya seperti yang demikian (disebut) itu. Kumpulkanlah aku dengannya sebagaimana Engkau kumpulkan antara ruh dan napas, secara lahir maupun batin, dalam keadaan terjaga maupun tidur. Jadikanlah dia, ya Allah, sebagai ruh bagi jiwaku, dari setiap arah di dunia dan di akhirat, wahai Dzat Yang Maha Agung.”

Kelebihan Sholawat Azhimiyyah bagi pendapat Para Ulama, Waliyullah dan Ahlul Kasyaf: 
1. Sheikh Ibrahim ar-Rashid, beliau berkata (mengenai kelebihan membaca Shalawat Azhimiyyah jika dibaca sekali, melebihi bacaan Dala-il al-Khayrat oleh seribu-ribu kali. (Dia berkata: "seribu" sebanyak 20 kali). 

Sekali baca Shalawat Azhimiyyah adalah seperti membaca 20.000 kali membaca Shalawat Dala-ilul Khairat. Shalawat Dala-ilul Khairat ialah satu kitab tebal yang menghimpunkan beratus-ratus jenis Shalawat yang muktabar. 

Kitab Shalawat Dala-ilul Khairat, yaitu Shalawat setebal 225 halaman. Jika ingin mengkhatamkannya butuh waktu sekitar seminggu.

2.Kisah Pengalaman Kesan Amalan Shalawat al-Azhimiyyah

Telah diceritakan di dalam sebuah riwayat: Seorang anak murid asy-Syaikh Ahmad ibn Idris telah meninggal dunia di Makkah al-Mukarramah dan telah dikebumikan di perkuburan al-Ma‘la (yang juga disebut sebagai al-Mu‘alla).

Seorang Ahli Kasyaf dari kalangan sahabat-sahabat almarhum berada di sana saat almarhum sedang dikebumikan, dan telah memperhatikan beberapa perkara yang sedang terjadi di alam ghaib. Dia telah melihat seorang malaikat turun ke bumi membawa satu hamparan (hidangan) indah dari surga dan satu lampu yang sangat terang. Alam kubur almarhum tersebut telah diluaskan sejauh mata memandang dan hamparan itu telah diberikan kepada almarhum dan lampu yang terang benderang itu pun telah didirikan di sisinya. 

Maka si Ahli Kasyaf itu telah berkata kepada dirinya sendiri: “Apa yang menyebabkan almarhum ini mendapat kemuliaan yang sebegitu besar?” Maka telah dikatakan kepada si ahli kasyaf itu, “Siapapun di antara kalian ingin mendapatkan kemuliaan seperti ini maka hendaknya mengamalkan Shalawat al-‘Azhimiyyah, yang telah diajarkan oleh asy-Syaikh Ahmad ibn Idris.”

3. Telah berkata asy-Syaikh Muhammad ibn Ahmad ad-Dandarawi mengenai kelebihan Shalawat ini: 

Hendaklah engkau menghafalkan Shalawat yang mulia ini sebagaimana engkau menghafalkan Surah al-Fatihah. Sesungguhnya, barang siapa yang menghafalkannya, apabila dia wafat akan diluaskan kuburnya seluas jarak di antara langit dan bumi (sejauh perjalanan) 500 tahun dan akan dibentangkan di sisinya permaidani-permaidani dari surga, dan diterangkan kuburnya hingga Hari Kiamat.

4.Telah berkata pula asy-Syaikh Muhammad Thahir ar-Rasyidi al-Ahmadi: 

Kelebihan Shalawat al-‘Azhimiyyah yang telah diajarkan oleh asy-Syaikh Ahmad ibn Idris ialah, jika ia dibaca sebanyak 12 kali dan dihadiahkan pahalanya kepada mayit yang telah melampaui batas, niscaya dia akan dipindahkan oleh Allah ke dalam golongan orang-orang yang menerima nikmat dari-Nya, yakni golongan al-Anbiya, as-Siddiqin, asy-Syuhada dan as-Sholihin, berkat kemuliaan Shalawat ini.

5. Keshahihannya pun telah dibuktikan oleh mereka dari golongan Ahli Kasyaf dan Ahlillah dengan penyaksian dan penglihatan rohani.

Pahala dan ganjaran Shalawat al-Azhimiyyah akan sentiasa kekal di dunia dan di akhirat. Bahkan pahalanya digandakan dengan penggandaan tanpa hisab, dikarenakan keagungan kata-kata yang terkandung di dalam Shalawat itu. Dan sesungguhnya, kekekalan Allah Yang Maha Agung itu tiadalah ia mempunyai akhir. Maka Shalawat ini pun kekal selama-lamanya, maka penggandaan pahala bagi Shalawat ini diberikan di dunia, di alam barzakh, di padang mahsyar, dan juga di dalam syurga, dan bahkan ia tidak akan sekali-kali hilang.

Telah berkata lagi asy-Syaikh Muhammad ibn Ahmad ad-Dandarawi mengenai kelebihan Shalawat ini:

Kelebihan Shalawat ini bagi siapa yang banyak membacanya ialah ia akan berjumpa dan berkumpul dengan Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam (di alam mimpi dan terjaga).

¬¬¬____________________
KAYFIYATUL ‘AMAL:

Selepas sholat fardhu, baca sekali atau 21 kali, atau semampunya.

Catatan:
Sayyid Habib Al-Haddar Muhammad Al-Haddar mengatakan : "Barang siapa membaca Shalawat Azhimiyyah 3 kali, maka dia akan bermimpi bertemu Nabi ﷺ ".

Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki berkata: " Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali sebelum waktu shubuh, maka ia dapat berguna untuk mimpi bertemu Nabi ﷺ ". 
(Sumber: Do'a-do'a Bertemu Nabi SAW oleh Habib Husin Muhammad Syadad bin Umar, hal. 146, Pustaka Hidayah)

Habib Ahmad bin Hasan Ra. berkata: "Aku memberi salah seorang sadah (keturunan ahlul bait) ijazah untuk membaca Shalawat ini, setelah ia meninggal dunia, aku mimpi bertemu dengannya, ia berkata kepadaku : 'ketika jasadku diletakkan di kubur, datang makhluk yang menakutkan dari alam barzakh. Shalawat Agung (Azhimiyyah) ini melindungiku hingga lenyaplah rasa takut dari hatiku".

Ada sebuah peristiwa menakjubkan sehubungan dengan Shalawat ini. Al-Arif billah Habib Abu Bakar bin Abdullah 'Atthas memperoleh Shalawat ini dari sayyid Ahmad bin Idris secara langsung. Beliau lalu menulis Shalawat ini dan menyimpannya dalam tas pakaian, saat berlayar di lautan, seorang darwis ahli sir batin dan kasyaf melihat cahaya keluar dari tas Habib Abu Bakar hingga ke langit, ia lalu memberitahukan apa yang dilihatnya kepada Habib Abu Bakar, kemudian Habib Abu Bakar berkata kepadanya, " Tas-ku ini hanya berisi pakaian dan Shalawat". Habib Abu Bakar lalu menunjukan Shalawat itu kepada si Darwisy.

Sayid Ahmad Syarif as-Sanusi Ra. meriwayatkan bahawa Sayyid Muhammad bin Ali as-Sanusi Ra. suatu ketika menerangkan keutamaan membaca Shalawat ‘Azhimiyyah, bahwa sesungguhnya membaca Shalawat ‘Azhimiyyah sekali menandingi bacaan Kitab Shalawat Dala-ilul Khairat sebanyak 33.333 kali. Ditanyakan mengapa demikian? Karena keutamaan Shalawat ‘Azhimiyyah itu disebabkan oleh keutamaan para Guru-guru Ra (yang meriwayatkannya).

Semoga Allah ﷻ merahmati kita, mengampuni kita, menutupi 'aib kita serta mengabulkan semua do'a dan hajat kita segera. Aamiin. 

ﻭَٱللّٰهُ أَﻋْﻠَﻢُ بِٱﻟﺼَّﻮَٱﺏِ 
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ عَدَدَ نِعَمِ اللهِ
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ عَدَدَ رَحْمَةِ اللهِ

Rabu, 21 Juni 2023

KAIFIYAT MEMBACA AMALAN SELAWAT AL FATIH



Membaca 

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم

Membaca 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ إهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ 

Membaca Selawat Al Fatih 100x

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ  وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ  نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ  وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ  وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ

Membaca

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
                      تَسْلِيمًا وَﺳﻠﻢ ﻮﺼﺤﺑﻪ وَعَلَى آلِهِ عَلَيْهِ اللَّهُ صَلِّ

Membaca

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Membaca Doa Selawat Al Fatih

اللَّهُمَّ بِجَاهِ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ , إِفْتَحْ لِي مِنْ كُلِّ بَابِ خَيْرٍ فَتَحْتَه عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُولِكَ
Ya Allah dengan pangkat Baginda yang membuka apa yang tertutup, bukakan kepadaku setiap pintu kebaikan yang Engkau bukakan kepada Penghulu kami Muhammad Rasul Engkau.

                                   إِخْتِمْ لِي بِخَاتِمَةِ النَّاجِينَ الرَّاجِينَ الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ ,وَبِجَاهِ الخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ
                            “ مِنْ رَحْمَةِ اللهِ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لاَ تَقْنَطُوا قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ “
Dengan pangkat Baginda yang menutup/menamat apa yang telah berlalu, tamatkan daku dengan penamat orang yang terselamat iaitu orang-orang yang mengharapkan dikatakan kepada mereka "Wahai hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dengan rahmat Allah"

وَبِجَاهِ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ , أُنْصُرْنِي عَلَى جَمِيعِ الأَعْدَاءِ نَصْرَ الَّذِي قِيلَ لَهُ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوَا " قَالَ أَعُوذُ بِاللهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ الجَاهِلِنَ " 
Dengan pangkat Baginda yang menolong kebenaran dengan kebenaran, tolonglah daku atas semua musuh dengan kemenangan, yang pernah berkata oleh mereka "Adakah kami ini bahan gurauan" "ucapkan Aku berlindung dengan Allah daripada menjadi orang yang jahil" 

وَبِجَاهِ الهَادِي إلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ , إِهْدِنَا ًصِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ " مِنَ النَّبِيِّينَ والصِّدِّيقِينَ والشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا ذَلِكَ الفَضْلُ مِنَ اللهِ "
Dengan pangkat Baginda yang menunjuk kepada jalan-Mu yang lurus, tunjukkan jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka daripada kalangan para Nabi, para Siddiqin, para Syuhada' dan orang-orang Soleh, dan merekalah sebaik-baik teman, itulah kurniaan daripada Allah.

(Nota: Diperbolehkan juga untuk berdoa dengan apa-apa doa yang baik)

Diakhirkan bacaan doa dengan membaca;

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ إهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ  وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ  نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ  وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ  وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

Adapun pada Kaifiyat untuk amalan ini, hamba membahagikannya kepada tiga bahagian, iaitu Kaifiyat Disisi Zahir akan diri seseorang, Kaifiyat Disisi Batin akan diri seseorang, dan Kaifiyat Membaca Selawat Al Fatih.

Dan Kaifiyat ini adalah merujuk kepada Kaifiyat sempurna amalan bacaan Selawat Al Fatih 100x pada nisbah amalan Wirid Lazim dan juga bacaan Zikir Wazifah, kerana pada nisbah amalan Wirid Lazim dan bacaan Zikir Wazifah itu, menyamai akannya solat rohani akan seseorang itu. 

KAIFIYAT DISISI ZAHIR 

WAKTU – Diperbolehkan membacanya pada bila-bila waktu, namun didahulukan waktu yang afdhal membaca akan Selawat Al Fatih itu dimalam hari, sehingga digandakan fadhilatnya 500 kali. Diqiaskan waktunya yang afdhal itu sekira-kira membaca 5 hizb Al Quran secara tartil selepas daripada masuknya waktu Isyak atau kira-kira 1 jam selepas masuknya waktu Isyak. 

NIAT – Meniatkan semata-mata untuk makrifah akan Junjungan Besar Yang Mulia Sayidina Muhammad ﷺ.  

SUCI  DIRI – Memastikan diri dalam keadaan suci daripada hadas kecil dan hadas besar, serta hendaklah memastikan diri dalam keadaan berwudhuk. Suci pakaian yang dipakai, membersihkan mulut (bersugi) daripada bau makanan (bawang, ulam petai, dan seumpamanya). Dan terlebih afdhal berwangi-wangian akan dirinya dan tempat zikirnya. Dan terlebih besar juga engkarnya adalah pada bau rokok atau tembakau yang dihisap, atau pada bau benda-benda yang memabukkan.

SUCI TEMPAT – Hendaklah juga memastikan suci itu pada tempat untuk membaca akan Selawat Al Fatih itu, tempat tidak berselerak, dan duduk atas hamparan yang suci dalam keadaan menghadap ke Kiblat, dan pastikan tidak ada bau yang busuk atau bau yang kurang selesa semasa pembacaan Selawat Al Fatih. 

MENUTUP AURAT – Memastikan diri dalam keadaan sempurna pakaian disisi syarak, menutup aurat sepertimana keadaan diri menutup aurat ketika bersolat. 

TIDAK BERCAKAP-CAKAP – Hendaklah mengawal diri daripada bercakap-cakap semasa berselawat. 

DUDUK – Duduklah bersila seperti duduknya seorang hamba yang merendah diri dengan Tuan, dan merendahkan sedikit bahagian belakang, yakni menundukkan sedikit kepala dan bahu, serta menjatuhkan pandangan kepada biji tasbih yang dibilang. 

TETAP DIRI – Hendaklah mengelakkan diri daripada bergoyang atau menggoyang-goyangkan diri mengikuti Selawat yang dibaca, atau berpaling diri memandang akan sesuatu, atau menggerak-menggerakkan anggota badan tanpa ada sebarang sebab dan keperluan.

MEMELIHARA MATA – Tetaplah keadaan berselawat itu sepertimana melakukan solat yang mana tidak memejamkan mata ketika berselawat dan bersungguh-sungguh memelihara mata daripada pejam, atau meliarkan pandangan mata yang tidak ada keperluan, melainkan terarah pandangan kepada biji tasbih.

KAIFIYAT DISISI BATIN

IJAZAH SANAD – Ijazah Sanad daripada seorang Guru atau Syeikh yang diberi izin adalah penting kerana ianya merupakan salah satu keberkatan dalam amalan dan daripada Ijazah Sanad ini ianya akan bercambah menjadi kebaikan-kebaikan yang melimpahi diri pembaca, bahkan ianya membantu untuk membuka kefahaman-kefahaman rohaniah yang berbentuk rahsia-rahsia di dalam Selawat Al Fatih.

HADIR HATI – Dibolehkan meletakan nama Ahmad dengan Muhammad di hadapan kita semasa melakukan selawat dengan niat untuk Tawajjuh dan memelihara fokus konsentrasi dalam nama Ahmad dan Muhammad, dan memohon kepada Allah ﷻ agar dibukakan kepada kita rahsia-rahsia dan cahaya-cahaya, makna-makna, nur-nur, dengan dua nama itu.

MENENGGELAMKAN DIRI DALAM SELAWAT AL FATIH – Maka perbuatlah majlis khas untuk membaca Selawat Al Fatih dan hendaklah duduk berselawat di dalam Majlis Selawat Al Fatih yang khas itu, sambil mengingati kalam-kalam khas akan hakikat-hakikat Baginda Rasulullah ﷺ dan memikirkan tentang kehebatan, kemuliaan, ketinggian, dan kebesaran Baginda Rasulullah ﷺ. 

MENDALAMI ILMU HAKIKAT SAYIDINA MUHAMMAD ﷺ - Mendalami ilmu Hakikat Sayidina Muhammad ﷺ akan membantu diri untuk masuk, tenggelam, dan bersatu di dalam Selawat Al Fatih. Pada seseorang yang telah tenggelam di dalam Selawat Al Fatih itu, bahawa makna-makna hakikat-hakikat, cahaya-cahaya Rasulullah ﷺ, rahsia-rahsia Rasulullah ﷺ, ianya ibarat hujan yang turun ke atas diri. Walaupun lidah telah berhenti, tidak bergerak dengan Selawat Al Fatih, namun diri tetap berselawat dengan Selawat Al Fatih dan fana di dalam Selawat Al Fatih. 

MENDALAMI HAKIKAT KEBESARAN SELAWAT – Mendalami makna Selawat (hanya Allah yang layak berselawat) akan memperkenalkan kita kepada kebesaran Sayidina Muhammad ﷺ khususnya kebesaran Selawat Al Fatih yang dinisbahkan sebagai Selawat Allah ﷻ dari PerbendaharaanNya Yang Maha Agong sebagai hadiah untuk ummat akhir zaman, sehinggakan Awliya yang terdahulu, yang mati sebelum Selawat Al Fatih berasa cemburu kerana tidak berpeluang untuk berselawat ke atas Baginda Nabi ﷺ dengan Selawat Al Fatih.

MEMPELAJARI ILMU SYAMAIL – Mendalami ilmu Syamail akan membantu diri untuk tenggelam dalam mengkhayalkan diri serta rupa paras Sayidina Muhammad ﷺ,  serta mengkhayalkan kehadiran Baginda ﷺ dihadapan kita ketika kita membaca Selawat. Ianya penting untuk membuang lalai atau ghaflah semasa berselawat. Usahakanlah untuk bertafakkur tentang syamailnya Baginda ﷺ yang berbangsa zahir ketika berselawat. Semasa Selawat itu dibaca, maka perkara ini akan menyibukan diri kita dengan Baginda ﷺ dan menjauhi lalai atau ghaflah. Lama-kelamaan ianya akan tetap dalam diri kita, dan dipanggil hudhur dengan Baginda Nabi ﷺ, hudhur kita dengan Baginda Rasululllah ﷺ yang hadir. 

MERANGSANG HATI PADA BAGINDA ﷺ - Pada diri seseorang itu, tidak dapat tidak, hati memainkan peranan penting dalam membentuk kecintaan dan kerinduan. Justeru itu, hati yang sentiasa dirangsang dengan Baginda ﷺ akan lebih mudah rindu dan tenggelam di dalam majlis Selawat. Merangsang hati dengan Baginda ﷺ boleh dilakukan dengan pelbagai cara seperti memperbanyakkan membaca Sirah Baginda ﷺ, atau pun duduk dalam majlis dan mendengar sirah-sirah Baginda ﷺ, bersahabat dengan mereka-mereka yang sentiasa memperdengarkan kita tentang kisah Baginda ﷺ, atau pun membiasakan diri mendengar Qaseedah (puji-pujian) ke atas Baginda ﷺ.

Mbah Zubair Dahlan

Mbah Maimoen Zubair menceritakan keadaan ayah beliau (Mbah Zubair Dahlan). Mbah Zubair adalah kyai Sarang yang fakir. Bila rumah kyai-kyai Sarang yang lain sudah memakai kayu (gebyok), rumah Mbah Zubair masih berupa anyaman bambu (gedeg). 

Sampai suatu malam untuk sekedar menyalakan lampu zaman dahulu saja Mbah Zubair tidak memiliki uang untuk membeli minyak tanahnya. Mbah Maimoen diperintah oleh sang ayah untuk berhutang uang untuk membeli minyak tanah. 

Mbah Maimoen menimpali: "Ya ALLOH pak.... Anda itu Kyai tetapi keadaan begini amat".

Mbah Zubair marah, kemarahan beliau diluapkan dengan menulis syi'ir yang ditulis di atas pintu. Berikut syi'irnya:

إذا اشتدت بك البلوى * ففكر في ألم نشرح
فعسر بين يسرين * إذا فكرته تفرح

Apabila keadaan yang menimpamu sangat payah, maka berfikirlah pada surat Alam Nasyroh Laka Shodrok
Ada satu kesulitan diantara dua kemudahan
Apabila engkau mau berfikir tentang itu, tentu engkau akan bergembira.

***

Dalam surat Alam Nasyroh terdapat kalimat:

فإن مع العسر يسرا
إن مع العسر يسرا

Kata Yusron (mudah) diulang dua kali, begitu pula kata Al-Usri (sulit) juga diulang dua kali. 

Dalam ilmu Nahwu dijelaskan bahwa kata yang berbentuk ma'rifat (Al-Usri) bila diulang-ulang dengan bentuk yang sama-sama ma'rifat, maka kata yang kedua hakikatnya adalah kata yang pertama. 

Sedangkan bila ada kata berbentuk nakiroh (Yusron) diulang-ulang dengan bentuk yang sama-sama nakiroh, maka makna kata yang kedua bukanlah isi dari makna kata yang pertama.

Dipandang dari pengulangan itu, maka memiliki pemahaman:

Maka sesungguhnya bersama dengan "kesulitan" terdapat "kemudahan"
Sesungguhnya bersama dengan "kesulitan yang tadi" terdapat "kemudahan yang lain"

Kata Yusron menggunakan nakiroh yang mencangkup lebih luas daripada kata Al-Yusri menggunakan ma'rifat. 

Dipandang dari sisi ini, maka memiliki pemahaman:

Dalam satu kesulitan yang jelas, terdapat dua kemudahan yang luas.

Huruf terakhir kata Al-Usri (Ro') diberi harokat kasroh yang berada di bawah, sesuai dengan keadaan sulit (berada di bawah). Huruf Ro' berkasroh pun tidak dibaca mad pada kata Al-Usri. Seolah isyaroh bahwa kesulitan yang menimpa tidak lama.

Huruf terakhir kata Yusron (Ro') diberi harokat Fathah yang berada di atas, sesuai dengan keadaan mudah (berada di atas). Itupun masih diberi tambahan berupa Fathah Tanwin (Fathah Dobel), dan masih diberi tambahan Alif tegak. Seolah isyaroh bahwa kemudahan itu berlipat-lipat. 

Bila kata Yusron dibaca waqof maka huruf Ro' akan dibaca panjang.

Fainna Ma'al Usri Yusroo....
Inna Ma'al Usri Yusroo....

Seolah-olah isyaroh bahwa kemudahan itu berjangka lama.

Tetapi pada kata Yusron diakhiri dengan huruf Alif sebagai pengingat bagi pembacanya untuk tidak terlena dengan kemudahan yang diberikan. Karena huruf Alif adalah huruf illat. Kata illat bermakna yang membuat sakit atau penyakit.

Seolah-olah memberikan isyarat bahwa kemudahan yang ada jangan membuat kita terlena. 

يا أيها الإنسان ما غرك بربك الكريم

Sabtu, 17 Juni 2023

SHOLAWAT AL MAHDI



Sholawat ini diberikan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Maulana Syaikh Nazim Al Haqqani dan sudah dipraktekkan oleh Beliau.  Siapapun yang membacanya dengan penuh ikhlas dan cinta akan melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan cahaya hijau surgawi. 

Meskipun dibaca 1x, 3x, 100x, atau 1000x, sholawat ini akan membuka koneksi dengan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Jika mata kalian tidak mampu melihatnya maka qalbu kalian akan mampu melihatnya. 

Ini adalah "Password" yang dipakai Maulana Syaikh Nazim untuk membuka Samudera Cahaya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Samudera Ilahiyah melalui pintu Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Berikut sholawat nya :

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰی نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ السَّلَامُ صَلَاةً تَدُوْمُ وَتُهْدٰی اِلَيهِ مَمَرَّ اللَّيَالِى وَطُوْلَ الدَّوَامِ

Allāhumma shalli wa sallim `alā nabiyyinā Muḥammad `alayhi ‘s-salām, shalātan tadūmu wa tuhdā ilayh ma marra ‘l-layālī wa thūla ‘d-dawām

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad (kepadanya keselamatan) dengan shalawat yang menetap dan dipersembahkan kepadanya, sepanjang malam-malam yang berlalu dan berlangsung selamanya.

Kamis, 15 Juni 2023

Rutinkan sholawat Fatih

Rutinkan sholawat Fatih
malam jumat
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩.

Al-Khidhir alaihis salam berkata; Aku pernah bertanya kepada Auliya (para Wali) mengenai amalan yang dapat menghapus nama seseorang dari catatan celaka menjadi orang bahagia. Maka tidak ada di antara para Auliya yang memberikan jawaban. Hingga aku mendatangi Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan menggulirkan pertanyaan tersebut kemudian beliau menjawab: Amalan yang dapat menyelamatkan sesrorang dari deretan nama orang sial menjadi orang bahagia adalah dengan memperbanyak shalawat kepadaku.

Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 258.

النبي ﷺ سكن المدينة فزال عنها المرض وصارت محروسة بالملائكة، فكيف إذا سكن قلبك! 
Nabi ﷺ menghuni kota Madinah, lalu hilanglah segala penyakit dari sana, dan kota itu pun dijaga oleh malaikat. Maka bagaimana jika Beliau  (Nur Rasullullah) menghuni hatimu....?
...
Ketika seorang hamba bersholawat pada Rosulullah saw, maka bersambung ruhnya dengan ruh Rosulullah saw. Dan akan terus bersambung dan tidak terputus kecuali jika ia berhenti bersholawat .
(ASSYARIF ABDUL HAMID BIN SIDI MUHAMMAD ATTIDJANI) 

sanad sholawat fatih.
Syekhuna alkutbil maktum Ahmad bin muhammad attijani.
Syekh Muhamad AlGauli
Syekh umar alfuti
Syekh Said
Syekh Alfahasyimi
Syekh Ali attoyib
Syekh Usman domiri
Syekh Badruzaman
Syekh ma'mun
syekh Abuy jamhur bz
abiyusuf
(Penulis dapat ijazah dari KH. Abdurahman, Sanan, Ngasem, Kepanjen, Malang)
sehari semalam 300x/1000x
@semua orang 
tiap bada sholat 11x

Selasa, 30 Mei 2023

IJAZAH SHOLAWAT DARI DUA WALIYULLOH YG AGUNG DAN MASHUR


(1.)-ijazah Sholawat Manshub Al Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid Tanggul Jember
 بِسْــــــــــمِـ اللَّـٰهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِـ                
ALLAHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN SHOLATAN TAGHFIRU BIHADZ DZUNUUB, WA TUSH-LIHU BIHAL QULUB' WA TAN-THALIQU BIHAL USHUB, WA THALINU BIHASH SHU'UUB, WA ALA ALIHI WA SHOHBIHI WA MAN ILAIHI MANSHUB.  
Diamalkan sesudah sholat fardhu 11x, apabila ada hajat penting diamalkan 41x.
Fadhilahnya Insya Allah :
1. Dikabulkan segala hajatnya.
2. Sebagai obat bagi segala penyakit.
3. Dibacakan pada segelas air, bisa sebagai obat.
....................<>...♥....<>..................
(2.) - (Sholawat Penghalang Musibah)
ijazah dari Al Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf

بِسْــــــــــمِـ اللَّـٰهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِـ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ اَلْقَائِمِ بِحُقُوقِ اللَّهِ ماَ ضَا قَتْ اِلاَّ وَفَرَّجَهَا اللَّهُ
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad Ibni ‘Abdillah Al-Qooimi bi Huquqillahi Ma Dhoqot illa wa Farrojahallahu

Dibaca setiap selesai Sholat Fardhu 11×
.jika punya hajat yg mendesak dibaca 313× Sehari .

 fadilahnya tolak bala atau musibah dan meminta penjagaan/naungan Dari Allah SWT.jika antum baca 313× Sehari inssyallah Akan Di kabulkan Hajatnya,kunci utama yakin dan istiqomah

#SEMOGA BERMANFAAT♥

Sabtu, 27 Mei 2023

𝙆𝙀𝙐𝙏𝘼𝙈𝘼𝘼𝙉 𝙈𝙀𝙈𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙆𝙄𝙏𝘼𝘽 "DALAILUL KHOIROT"



Semua Sholawat itu bagus, tapi ada sholawat yang bisa mandatangkan bau harumnya surga didunia ini yaitu Dalail Khairot.

Kata Alhm Guru Hudhari,, Saya mulai dari tahun 1960 waktu Guru Zaini umur 18 tahun, kami baca Dalail Khairot dirumah Guru Semman Mulya dikraton.
Waktu itu semua terkumpul Habib Zein Alhabsy, Guru Syarwani ( Guru BangiL ) Guru Semman Mulya, Guru Salman Jalil dan Guru Ibad.
Guru Zaini yang mimpin baca Dalail Khairot kata Guru Hudhari. 

Setelah selesai mambaca dalail khairot tiba² ada bau harum yang harumnya sama lawan harum misik abidh ( kasturi putih )tapi harumnya harum banar, jadi Guru Hudhari bertanya kepada Guru Bangil bau apa ini Guru?? 
Kata Guru Bangil, ini salah satu fadhilat mambaca Dalailul Khairot, ini bau Surga Ma'wa yang datang kesini berkat kita membaca Dalail Khairot yang dipimpin langsung Wali Qutub muda ( Abah Guru Zaini SekumpuL )

Kata Guru Hudhari, Guru Zaini itu mulai umur 13 tahun sampai akhir umur sidin meamalakan Dalail Khairot sehari se-khatam setiap hari.

Mudah mudahan kita bisa mengamalkan Dalail Khairat biar sahari sehizib kada usah sampai khatam sahari asal satiap hari mambaca lawan istiqomah mambacanya, karna Sholawat Dalailul Khairot kata Guru Hudhari adalah shawalat yang paling Bagus yang bisa mendatangkan bau surga ma'wa kedunia.

Shalawat adalah memuji Rasulullah ﷺ dengan berharap Rasulullah ﷺ memberi syafa'at kepada kita, berkat kita mambaca shalawat kepada Rasulullah ﷺ siapa tau dosa kita diampuni oleh ALLAH Subhanahu wa ta'ala.

Dan juga mudah Mudahan berkat Shalawat Qobul segala Hajat Selamat Dunia Akhirat Husnul khotimah.
Masuk surga bighoiri hisaab, terkumpul didalam surga bersama Rasulullah ﷺ.
Bersama Datu Kalampayan.
Bersama orang orang sholeh.
Wabil Khusus bersama Abah Guru Sekumpul di dalam istana Sidin yang sidin olah gasan kita.

Aamiin ya rabbal aalamiin 🤲🤲

𝗔𝗟-𝗙𝗔𝗧𝗜𝗛𝗔𝗛 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗚𝗨𝗥𝗨- 𝗚𝗨𝗥𝗨 𝗞𝗜𝗧𝗔..

𝗕𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁_𝗠𝗮𝗷𝗲𝗹𝗶𝘀_𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵

Sabtu, 20 Mei 2023

7 MACAM TEMAN

7 MACAM TEMAN hanya 1 yang sampai di akhirat

1. Ta'arufan (تعروفا)
yaitu teman kenal secara tidak disengaja, seperti bertemu di kereta, halte bis, cafe dll

2. Ta'ariihan (تعريحا)
yaitu teman karena faktor sejarah, seperti teman sekampung, sekost, se'almamater dll.

3. Ahammiyatan (احمياتا)
yaitu teman karena kepentingan (teman bisnis, politik, dll)

4. Faarihan (فاريحا)
yaitu teman karena sehobby (hobby motor, nyanyi, futsal dll.)

5. Amalan (املا)
 yaitu teman karena profesi, seperti dokter, guru dll.

6. 'Aduwwan (عدوا) 
yaitu teman yg terlihat seperti baik, tapi sebenarnya penuh kebencian.. 

7. Hubban Lil iman (حبا للايمان) 
yaitu teman yang suka MENGINGATKAN-mu serta MENGAJAK-mu selalu KE JALAN الله SWT.

Dari ke 7 macam teman ini, no. 1-6 akan sirna di akhirat, & yang tersisa hanya teman no. 7.

Namun teman no.7 ini selalu dipandang sebelah mata, selain dinilai sok alim, juga tidak menghasilkan manfaat duniawi (materi)

Padahal diakhirat nanti, temen no.7 inilah yang akan diberi SYAFAAT untuk membantumu masuk ke dalam surgaNYA. Pertemanan dan persahabatan yang dilandaskan karena الله (QS 49:10).

Apabila penghuni surga tidak menemui teman di dunianya, lalu bertanya kepada الله SWT :

"Yaa Rabb...kami tidak melihat sahabatku yang sewaktu di dunia, shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami."

Maka  الله SWT berseru  :
"Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar dzarrah."

(HR Ibnu Mubarok)

Semoga PERTEMANAN KITA adalah pertemanan Hubban_Iil imaan yaitu teman yang suka saling MENGINGATKAN dan MENGAJAK selalu KE JALAN الله SWT

Semoga الله SWT mengumpulkn kita di akhirat di dalam Surga atas Ridho dan Rahmat dari Nya serta diJauhkan dr golongan Munafik, Penjilat dan Pendusta serta Musryikin.
آمين يارب العالمين

Wallahuallam Bisshawab 

Selasa, 02 Mei 2023

Shalawat yang Membuat Malaikat Kelelahan Mencatat Pahalanya



ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
۞السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ۞
۞السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ۞
۞اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ۞
۞وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ۞
۞ ﺑِﺴْـــــــــــــــــﻢِ اللّٰــــــــــــهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْــــــــــــمِ ۞
 
۞ قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ۞
۞اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ۞
۞لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ۞
۞وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ۞ 
  (dibaca di ulang 3kali)surat Al ikhlas 

💚ﺟَﺰَﻯ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨَّﺎ ﺳَﻴِّﺪَﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﺃَﻫْﻠُﻪُ💚
 – Seperti dikisahkan dalam kitab al-Qirtos fi Manaqib Al-‘Attas yang diaji oleh Habib Umar bin Hud Al Attas, diriwayatkan bahwa Sultan Mahmud Al-Ghoznawi,  seorang pemimpin di masa Dinasti Khilafah Abbasiyah, duduk setelah sholat subuh sibuk membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. sebanyak 300 ribu kali sampai siang hari. Para rakyatnya duduk di pintu menunggu sang sultan menyelesaikan hajatnya setelah berlangsung lama. Maka, saat Sultan al-Ghoznawi tertidur, melihat nabi Muhammad SAW, dalam tidurnya mengatakan kepadanya,

“apa arti pemanjangan waktu sehingga rakyatmu telah menunggu keluarnya kamu?”

Maka Sultan Mahmud menjawab, “saya duduk menghabiskan waktu lama karena saya bersholawat kepadamu dalam jumlah tertentu (300 ribu kali) dan saya tidak berdiri sebelum selesai.”

Maka Nabi Muhammad SAW mengatakan kepadanya,

“ini menyusahkan orang lemah (rakyatmu) dan yang punya hajat. Akan tetapi saya (nabi Muhammad) akan mengajarkan kepadamu sholawat yang ringkas. Dimana apabila kamu membacanya satu kali sebanding dengan 100 ribu kali. Jadi kamu tinggal membaca 3 kali saja sudah sebanding 300 ribu kali. Setelah itu kamu keluar menemui rakyatmu untuk menyelesaikan urusan–urusan mereka. Sehingga kamu mendapat pahala shalawat 300 ribu kali dan mendapat pahala memberi manfaat kepada orang muslimin.”

Maka al-Ghoznawi mempelajari sholawat itu dari Nabi Muhammad SAW. dan dia mengamalkannya secara rutin. Setelah itu, beliau melihat nabi Muhammad SAW. lagi yang kedua kalinya dan nabi Muhammad SAW mengatakan kepada,

“amalan apa yang kamu amalkan sehingga kamu melelahkan Malaikat di dalam mencatat pahala amalanmu ?.”

Maka beliau menjawab, “saya tidak mengamalkan sesuatupun kecuali sholawat yang kau ajarkan padaku.”

Sholawat tersebut adalah :

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ رَحْمَةِ الله (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ فَضْلِ الله (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ خَلْقِ اللهِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَا فِى عِلْمِ اللهِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ كَلِمَاتِ اللهِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ كَرَمِ اللهِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ حُرُوْفِ كَلَامِ اللهِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ قَطْرِ الْأَمْطَارِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ وَرَقِ الْأَشْجَارِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ رَمْلِ الْقِفَارِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ الْحُبُوْبِ وَالثِّمَارِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَا اَظْلَمَ عَلَيْهِ اللَّيْلُ وَاَشْرَقَ عَلَيْهِ النَّهَار (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ لَمْ يُصَلِّ عَلَيْه (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ أَنْفَاسِ الْخَلاَئِق (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ نُجُوْمِ السَّمَواتِ (اَللهُمَّ) صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ بِعَدَدِ كُلِّ شَيْئٍ فِى الدُّنْيَا وَالْأَخِرَة وَصَلَواتُ اللهِ تَعَالى وَمَلَائِكَتِهِ وَاَنْبِيَائِهِ وَ رُسُلِهِ وَجَمِيْعِ خَلْقِهِ عَلَى سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَاِمَامِ الْمُتَّقِيْنَ وَقَائِدِ الْغُرِّ الْمُحَجَّلِيْنَ وَشَفِيْعِ الْمُذْنِبِيْنَ سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَاَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ وَاَهْلِ بَيْتِهِ وَالْأَئِمَّةِ الْمَاضِيْمَ وَالْمَشَايِخِ الْمُتَقَدِّمِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَاَهْلِ طَاعَتِكَ اَجْمَعِيْنَ مِنْ اَهْلِ السَّوَاتِ وَاَهْلِ الْأَرْضِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ يَااَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi rohmatillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi fadhlillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi kholqillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi ma fii ‘ilmillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi kalimatillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi karomillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi huruufi kalaamillah. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi qothril amthor. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi waroqil asyjar. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi romlil qifaar. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadil hubuubi wats tsimaar. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi maa adhlama ‘alaihil lailu wa asyroqo ‘alaihin nahaar. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi man shalla ‘alaih. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi man lam yusholli ‘alaih. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi anfaasil khalaaiq. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi nujuumis samawaat. Alahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin bi ‘adadi kulli say’in fid dunya wal akhiroh. Wa shalawatullahi wa malaaikatihi wa anbiyaaihi wa rusulihi wa jami’i kholqihi ‘ala sayyidil mursalin wa imamil muttaqin wa qoidil ghurril muhajjalin wa syafi’il mudznibin sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa ashhabihi wa azwajihi dzurriyatihi wa ahli baitihi wal aimmatil maadhiin wal masyayikhil mutaqodimiin was syuhadaai wash sholihin wa ahli tho’atika ajma’in min ahlis samawati wa ahli ardhiin bi rohmatika ya arhamar rohimin ya akromal akromiin wal hamdulillahi rabbil a’lamiin.

Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan rahmat Allah. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan makhluk Allah. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan apa yang ada dalam ilmu Allah. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan kalimat Allah. Ya Allah, karuniailah shalawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan kedermawanan Allah. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan huruf kalam Allah. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan tetesan air hujan. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan daun daun pepohonan. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan pasir di gurun. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan biji bijian dan buah buahan. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan yang ada ketika gelap oleh malam hari dan terang oleh siang hari. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan orang yang bersholawat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan orang yang tidak bersholawat kepada nabi Muhammad. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan nafas makhluk. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan bintang bintang di langit. Ya Allah, karuniailah sholawat serta salam pada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya nabi Muhammad sesuai dengan bilangan setiap sesuatu yang ada di dunia dan akhirat. Dan sholawat Allah, para malaikat, para nabi, para rasul, dan seluruh makhluk Nya kepada tuannya para utusan, imamnya orang-orang bertaqwa,  pemimpin orang ghurril muhajjalin, pemberi syafaat orang orang yang berdosa, tuan kita nabi Muhammad SAW. dan keluarga nabi, para sahabat, istri-istri Nabi, cucu cucu nabi, ahli bait dan imam imam pada masa lampau, para masyayikh terdahulu, para syuhada’, orang sholih, orang yang taat kepadamu semuanya dari kalangan penduduk langit dan bumi. Dengan rahmat Mu, wahai dzat paling pengasih orang penyayang. Wahai Dzat paling mulya orang mulya. Dan segala puji bagi Allah, tuhan semesta Alam.

Allahumma berkat Rasulullah... berkat wali-waliyullah... berkat guru-guru kami ya Allah...Mudah-mudahan kita semua... bapak ibu kami... Anak keturunan/dzurriyat kami... keluarga kami... tetangga kami... dan orang-orang yang cinta kepada kami ya Allah... 
mendapat keampunan segala dosa dan kesalahan lahir batin seumur hidup... mendapatkan keberuntungan di dunia dan akhirat
mendapat rahmat yang luas...selamat dunia akhirat... mati beriman sempurna... segala hajat qobul...terkumpul dalam surga bighoiri hisab...

Sholawat Ghina 

اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكْ وَاَغْنِنِ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ  

 Wa kususon muslim wal muslimah wal 
mukminin wal mukminat 
Umat Baginda sayyiduna Muhammad Saw 💚
1-Semoga diberi kenikmatan hidup 
2-semoga di beri rezeki yang berlimpah dan berkah  
3-semoga diberi keluarga damai, tentram dan sejahtera 
4-semoga diberi keberuntungan di dunia dan akhirat 
ﺍﻣﻴﻦ ﺍﻣﻴﻦ ﺍﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

مَوْلَايَ صَلِّي وَسَلِّـمْ دَآئِــماً أَبَـدًا ۞ عَلـــَى حَبِيْبِـكَ خَيْــرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
مَوْلَايَ صَلِّي وَسَلِّـمْ دَآئِــماً أَبَـدًا ۞ عَلـــَى حَبِيْبِـكَ خَيْــرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ

هُوَالْحَبِيْبُ الَّذِيْ تُرْجَى شَفَاعَتُهُ ۞ لِكُلّ هَوْلٍ مِنَ الْأِهْوَالِ مُقْتَحِـــــــمِ

أَمْ هَبَّتِ الرِّيْحُ مِنْ تِلْقَاءِ كَا ظِمَةٍ، وَأَوْمَضَ الْبَرْقُ فِى الظَّلْمَاءِ مِنْ إِضَمِ

يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَقَاصِدَنَا، وَغْفِرْلَنَامَامَضَى يَاوَاسِعَ الْكَرَمِ 
 #fypシ゚viralシ #fypシ゚viral #fypviral #pecintazuriyahrosulullohsaw #solawat #khmaimoenzubair #habibumartarim #berbagikebaikan #sayyidinamuhammadsaw #berbuatbaik #bagindanabimuhammmad
#Wallahualam 
 #fypシ゚viralシ #fypシ゚viral #fypviral #pecintazuriyahrosulullohsaw #solawat #abuyasayyidmuhammadalawaialmaliki
#Sekian. Terima kasih. Wallahu A’lam.
Semoga bermanfaat
Semua Orang 
Bila ada kesalahan ketik atau kurang berkenan di hati 
(Anda/ Panjenengan) mohon di tegur saya🙏

PADA NASIHAT UNTUK MEMAHAMI AKAN HAKIKAT SAYIDINA MUHAMMAD ﷺ

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ إهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ 

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ  وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ  نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ  وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ  وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين 

Telah menasihati akan Murobbina Al Arifbillah Sayidi Ahmad Al Hadi Al Hasani Al Maghribi At Tijaniy Hafizahullahu Ta'ala, pada perkara untuk memahami akan Hakikat Sayidina Muhammad ﷺ itu, pada perkara awalnya adalah dengan menanam akan benih Hakikat Sayidina Muhammad ﷺ itu jua, melalui pesannya; 

Maka daripada itu, Ahmad dengan Muhammad itu adalah untuk meringkaskan kepada saudara kita yang sedang mendengar, yang sedang mencari dan ingin mendalami diri dalam diri Baginda Nabi ﷺ. 

Hakikat Baginda Rasulullah ﷺ ini seumpama benih. Maka tanamlah benih itu, tanamlah hakikat yang saya sebutkan tadi (benih alam, nikmat yang agong, perantara yang agong, dan sebagainya), dan berselawatlah ke atas Nabi ﷺ, serta buatlah majlis berselawat khas kepada Baginda Rasulullah ﷺ dengan penuh adab, penuh tawajjuh, dengan penuh jaga adab zahir dan batin. 

Maka daripada itu, kamu akan lihat sendiri kalam-kalam yang saya telah sebut sekarang, dimana benih-benih kepada hakikat itu akan menjadi pokok-pokok yang akan membesar. 

Dan pada benih-benih hakikat itu, yang saya berikan seumpama titk-titik hakikat, akan bercambah menjadi banyak, dan akan terbuka menjadi beribu-ribu hakikat, beribu-ribu cahaya dan rahsia-rahsia Baginda ﷺ. 

Semoga Allahﷻ melimpahkan RahmatNya dan BarakahNya keatas Murobbina Sayidi Ahmad Al Hadi Hafizahullahu Ta’ala dan menempatkan beliau dikalangan orang-orang yang terpuji bersama kekasihNya Sayidina Muhammad ﷺ. 

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۞ سُبحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ۞ وَسَلامٌ عَلَى اْلُمرْسَلِيْنَ ۞ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ۞

Selasa, 25 April 2023

PERKARA YANG MENGESAHKAN DIRI UNTUK MEMASUKI HAKIKAT SELAWAT AL FATIH



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ إهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ  وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ  نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ  وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ  وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Dan telah memberitahu akan Murobbina Sayidi Ahmad Al Hadi Al Hasani At Tijaniy Hafizahullahu Ta'ala, pada perkara untuk mengesahkan diri bagi orang yang mengingin akan terjun ke dalam Hakikat Selawat Al Fatih itu, dengan katanya;

Bahawasanya sah masuk kepada Hakikat Selawat Al Fatih itu berlaku dengan dua perkara;

YANG PERTAMA, syarat sahnya sanad sepertimana masyhur kalam daripada Ulama dan Ahli Isnad, samada Hadis mahu pun Tasawuf, jikalau tidak kerana ilmu Isnad nescaya orang akan berbicara mengikut apa yang dia kehendaki, kerana Isnad itu jaminan bangsa syariat dengan bangsa hakikat. 

Dan syarat pertama bagi sah sanadnya dan sah Istihsan ( ﺍﺳﺘﺤﺳﺎﻥ ) itu, yakni ada hubungan dengan ahlinya dan pemiliknya, sekadar sahnya iaitu dari ketinggian sanad tersebut. Maka dari itu, jadilah ianya satu kesempurnaan mengambil faedah dan madad serta limpahan-limpahan dari selawat tersebut. Seperti saluran (air), sekadar (mana) saluran itu bersih dari lumut, dari lumpur, dan dari kekotoran, (maka) sekadar (itu jualah) air (itu) akan senang mengalir. 

Maka begitulah jua dalam Isnad Bangsa Syariat atau Bangsa Hakikat, selama mana dan sekadar mana kesahihan sanad tersebut, dan selagi sanad itu diterima daripada waris, daripada waris, daripada waris yang sempurna (secara berturutan), maka sekadar itu jualah limpahan dan Madad selawat ini beserta dengan cahayanya.

Dan sekadar mana jika ada, atau terdapatnya kekurangan pada sanad tersebut, maka sekadar itu jualah akan menjadi kurangnya madad yang diterima di dalam sanad tersebut. Maka Inilah keterangan bagi syarat yang pertama itu.

SYARAT YANG KEDUA adalah mensahihkan akan niat bagi sesiapa yang ingin menyibukan diri, untuk memperbanyakan dirinya dengan Selawat Al Fatih. Maka jadilah seseorang itu, niatnya pada Selawat Al Fatih itu, hendaklah memasukan diri dalam perkara ingin memahami akan hakikat Baginda SAW, dan ingin mendalami akan dirinya di dalam hakikat Baginda SAW. 

Maka syarat atas tanda kesahihan niat itu, adalah sah niatnya itu dengan ketiadaan ia cenderung untuk berpaling kepada rahsia-rahsia, tasrif-tasrif, yakni ingin menguasai alam, ingin mendapatkan rahsia-rahsia alam, ingin mencari kasyaf, ingin mencari karamah, ingin mencari kedudukan, ingin mencari martabat, ingin mencari kuasa atas jin, dan kuasa atas rohani.  

Adapun untuk syarat mendalami akan diri di dalam diri Nabi SAW itu, maka hendaklah seseorang itu memutuskan segala kecenderungannya selain kepada Hakikat Baginda SAW, dan hendaklah dirinya berpaling selain daripada Hakikat Baginda SAW. Hadrah Hakikat Muhammadiyyah itu adalah Hadrah Cemburu Yang Agong - tidak akan boleh diterima seseorang yang berpaling selain daripadanya. 

Maksudnya adalah IKHLAS – hendaklah atas diri kita berselawat hanyasanya kerana Baginda SAW sahaja, untuk membesarkan Baginda SAW yang sememangnya telah dibesarkan. 

Sayugianya, janganlah diingat bahawasanya selawat kita itu berhasil untuk membesarkan Nabi SAW, atau selawat kita itu berhasil untuk memuliakan Baginda Rasulullah SAW, kerana Baginda Nabi SAW itu telah pun cukup kebesarannya, telah pun cukup kemuliaannya, telah pun cukup kehebatannya, dan telah pun cukup kesempurnaannya, bahkan secara Azali. 

Maka ianya tidak perlu, ianya tidak berhajat untuk ditambah lagi, faham. Namun demikian, adalah dituntut atas diri kita untuk menjaga adab itu, yakni membesarkan akan Nabi SAW sehingga menidakkan selain daripada Rasulullah SAW daripada diri kita dan daripada niat kita. 

Maka yang demikian, jadilah ianya itu DUA SYARAT sanad dengan niat yang benar dan yang diterima oleh Hadrah Baginda SAW.

Semoga Allah melimpahkan RahmatNya dan BarakahNya keatas diri Murobbina Sayidi Ahmad Al Hadi Al Hasani At Tijaniy Hafizahullahu Ta'ala, dan menempatkan beliau dikalangan kekasih-kekasihNya yang terpuji dan yang terpilih.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ إهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ  وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ  نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ  وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ  وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ 

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ