MUTIARA ILMU: Februari 2020

Rabu, 19 Februari 2020

# MANUSIA PILIHAN ALLAH #


           """"''"""""'''''''"""""""""""""'''''''''''''""""""""""""""""""""'''"

JANGAN PERNAH ANGGAP RASULULLAH ITU MANUSIA BIASA ???

Sayidah Aminah berkata, “Ketika aku mengandung “Kekasihku” Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, di awal masa kehamilanku, yaitu bulan Rajab.

Suatu malam, ketika aku dalam kenikmatan tidur, tiba tiba masuk seorang laki-laki yang sangat elok parasnya, wangi aromanya, dan tampak sekali pancaran cahayanya.

Dia berkata, “Marhaban bika Ya Muhammad (Selamat datang untukmu Wahai Muhammad)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab “Aku Adam, ayah sekalian manusia”
“Apa yang engkau inginkan?”
“Aku ingin membawa kabar gembira. Bahagialah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Sayyidil Basyar” (Pemimpin Manusia)”

Pada bulan kedua datang seorang laki-laki, seraya berkata, “Assalamu’alaika Ya Rasulallah (Salam untukmu wahai utusan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Tsits”
“Apa yang engkau inginkan”
“Aku ingin menggembirakanmu, bergembiralah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibut Ta’wil wal Hadits” (Pemilik Ta’wil dan Hadits)”

Pada bulan ketiga datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Nabiyallah (Salam untukmu wahai Nabi Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Idris”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyir Ro-iis” (Nabi Pemimpin)”.
Pada bulan keempat datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Habiballah (Salam untukmu wahai Kekasih Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Nuh”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bahagialah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibun Nashri wal Futuh” (Pemilik Pertolongan dan Kemenangan)”.

Pada bulan kelima datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya shafwatallah (Salam untukmu wahai Sahabat Karib Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Hud”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bergembiralah wahai ibu Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibusy Syafa’ah fil yawmil Masyhud” (Pemilik Syafaat di Hari persaksian/ Hari kiamat)”.

Pada bulan keenam datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Rohmatallah (Salam untukmu wahai kasih sayang Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Ibrohim AlKholil”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bahagialah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Jalil” (Nabi yang Agung)”.
Pada bulan ketujuh datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya manikhtaarohullah” (Salam untukmu wahai orang yang telah dipilih Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Isma’il Adz-Dzabih (Yang disembelih)”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Malih” (Nabi yang Elok)”.

Pada bulan kedelapan datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Khirotallah” (Salam untukmu wahai pilihan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Musa putra Imran”
“Apa yang engkau inginkan”
“Kabar gembira Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Man Yunzalu ‘alaihil Qur’an” (Orang yang akan diuturunkan padanya Al-Qur’an)”.

Pada bulan kesembilan, yakni bulan Robi’ul Awwal, datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Rosulallah” (Salam untukmu wahai utusan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Isa putra Maryam”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Mukarrom wa rosulil mu’adhom” (Nabi yang dimuliakan dan Rasul yang diagungkan)”.

Syaikh Nawawi Banten, Maulid Ibriz, hlm 17-19.

Detik-detik Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Telah disebutkan bahwa sesungguhnya pada bulan ke sembilan kehamilan Sayyidah Aminah (Robi'ul-Awwal) saat hari-hari kelahiran Nabi Muhammad saw sudah semakin dekat, Alloh swt semakin melimpahkan bermacam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah mulai tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Robiul-Awwal malam kelahiran Al-Musthofa Muhammad saw.

Pada Malam Pertama (ke 1) :

Alloh swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa sehingga Sayyidah Aminah merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Pada malam ke 2 :

Datang seruan berita gembira kepada ibunda Nabi Muhammad saw yang menyatakan dirinya akan mendapati anugerah yang luar biasa dari Alloh swt.

Pada malam ke 3 :

Datang seruan memanggil :
“Wahai Aminah … sudah dekat saat engkau melahirkan Nabi yang agung dan mulia, Muhammad Rosululloh saw yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada Alloh swt.”

Pada malam ke 4 :

Sayyidah Aminah mendengar seruan beraneka ragam tasbih para malaikat secara nyata dan jelas.

Pada malam ke 5 :

Sayyidah Aminah mimpi bertemu dengan Nabi Alloh Ibrohim as.

Pada malam ke 6 :

Sayyidah Aminah melihat cahaya Nabi Muhammad saw memenuhi alam semesta.

Pada malam ke 7 :

Sayyidah Aminah melihat para malaikat silih berganti saling berdatangan mengunjungi kediamannya membawa kabar gembira sehingga kebahagiaan dan kedamaian semakin memuncak.

Pada malam ke 8 :

Sayyidah Aminah mendengar seruan memanggil dimana-mana, suara tersebut terdengar dengan jelas mengumandangkan :
“Berbahagialah wahai seluruh penghuni alam semesta, telah dekat kelahiran Nabi agung, Kekasih Alloh swt Pencipta Alam Semesta.”

Pada malam ke 9 :

Alloh swt semakin mencurahkan rohmat kasih sayang kepada Sayyidah Aminah sehingga tidak ada sedikitpun rasa sakit, sedih, susah, dalam jiwa Sayyidah Aminah.

Pada malam ke 10 :

Sayyidah Aminah melihat tanah Tho’if dan Mina ikut bergembira menyambut akan kelahiran Nabi Muhammad saw.

Pada malam ke 11 :

Sayyidah Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi ikut bersuka cita menyongsong kelahiran Sayyidina Muhammad saw.

Malam detik-detik kelahiran Nabi Muhammad saw, tepat tanggal 12 Robi’ul-Awwal di sepertiga malam. Di malam ke 12 ini langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikitpun. Saat itu Sayyid Abdul Mutholib (kakek Nabi Muhammad saw) sedang bermunajat kepada Alloh swt di sekitar Ka’bah. Sedangkan Sayyidah Aminah sendiri di rumah tanpa ada seorang pun yang menemaninya.

Tiba-tiba Sayyidah Aminah melihat tiang rumahnya terbelah dan perlahan-lahan muncul 4 wanita yang sangat masing² sangat jelita, anggun dan cantik, diliputi dengan cahaya kemilau yang memancar serta semerbak harum memenuhi seluruh ruangan.

Wanita pertama datang berkata :
”Sungguh berbahagialah engkau wahai Aminah, sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi yang agung, junjungan semesta alam. Beliaulah Nabi Muhammad saw. Kenalilah aku, bahwa aku adalah istri Nabi Alloh Adam as, ibunda seluruh ummat manusia, aku diperintahakan Alloh untuk menemanimu.”

Kemudian datanglah wanita kedua yang menyampaiakan kabar gembira :
“Aku adalah istri Nabi Alloh Ibrohim as yang diperintahkan Alloh swt untuk menemanimu.”

Begitu pula menghampiri wanita yang ketiga :
”Aku adalah Asiyah binti Muzahim yang diperintahkan Alloh untuk menemanimu.”

Datanglah wanita ke empat :
”Aku adalah Maryam, ibunda Isa as datang untuk menyambut kehadiran putramu Muhammad Rosululloh.”

Sehingga semakin memuncak rasa kedamaian dan kebahagiaan ibunda Nabi Muhammad saw yang tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata.

Keajaiban berikutnya Sayyidah Aminah melihat sekelompok demi sekelompok manusia bercahaya berdatangan silih berganti memasuki ruangannya dan mereka memanjatkan puji-pujian kepada Alloh swt dengan berbagai macam bahasa yang berbeda.

Detik berikutnya Sayyidah Aminah melihat atap rumahnya terbuka dan terlihat oleh beliau bermacam-macam bintang di angkasa beterbangan yang sangat indah berkilau cahayanya.

Detik berikutnya Alloh swt memerintahkan kepada Malaikat Ridhwan agar mengomandokan seluruh bidadari sorga agar berdandan cantik dan rapi, memakai kain sutra dan segala macam bentuk perhiasan dengan bermahkotan emas, intan permata yang bergemerlapan, dan menebarkan wangi-wangian sorga yang harum semerbak ke segala penjuru, lalu beribu ribu bidadari² itu dibawa ke alam dunia oleh Malaikat Ridhwan, terlihat wajah bidadari² itu gembira.

Lalu Alloh swt memanggil :
“Yaa Jibril … serukanlah kepada seluruh arwah para Nabi, para Rosul, para wali agar berkumpul, berbaris rapi, bahwa sesungguhnya Kekasih-Ku cahaya di atas cahaya, agar disambut dengan baik dan suruhlah mereka mnyambut kedatangan Nabi Muhammad saw.

Yaa Jibril … perintahkanlah kepada Malaikat Malik agar menutup pintu-pintu neraka dan perintahakan kepada Malaikat Ridhwan untuk membuka pintu-pintu sorga dan bersoleklah engkau dengan sebaik-baiknya keindahan demi menyambut kekasih-Ku Nabi Muhammad saw.

Yaa Jibril… bawalah beribu ribu malaikat yang ada di langit, turunlah ke bumi, ketahuilah Kekasih-Ku Muhammad saw telah siap untuk dilahirkan dan sekarang tiba saatnya Nabi Akhiruzzaman.”

Dan turunlah semua malaikat, maka penuhlah isi bumi ini dengan beribu ribu malaikat. Sayyidah Aminah melihat malaikat itupun berdatangan membawa kayu-kayu gahru yang wangi dan memenuhi seluruh jagat raya. Pada saat itu pula mereka semua berdzikir, bertasbih, bertahmid, dan pada saat itu pula datanglah burung putih yang berkilau cahayanya mendekati Sayyidah Aminah dan mengusapkan sayapnya pada Sayyidah Aminah, maka pada saat itu pula lahirlah Nabi Muhammad Rosululloh saw dan tidaklah Sayyidah Aminah melihat kecuali cahaya, tak lama kemudian terlihatlah jari-jari Nabi Muhammad saw bersujud kepada Alloh seraya mengucapkan :
“Allohu Akbar ... Allkhu Akbar ... Wal-Hamdulillahi katsiro, wasubhanallohi bukrotan wa ashila...”

Kegembiraan memancar dari setiap sudut alam raya, gemuruh sholawat memenuhi semesta dengan bahasa yang berbeda beda dan dengan cara yang bermacam macam pula

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Tidaklah Kami MENGUTUS Engkau (Muhammad) Melainkan Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam (Al-Anbiya)

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa alaa sayyidina Muhammad

“Yaa Nabi Salam Alaika … Yaa Rosul Salam Alaika … Yaa Habib Salam Alaika … Sholawatulloh Alaika ... ”

Semoga Selawat dan salam senantiasa tercurahkan untuk Nabi Muhammad SAW berserta kluarga & para shabat yang menngikutinya dan kita umatnya hinga Akhir zaman semoga kita memperoleh syafaatnya kelak.

Ya Allah ya rabb..
Semoga Engkau bangkitkan kami dalam barisan yang sama bersama Rasul kami Ya Habibi Yaa Rasulullah

Aamin Ya Robbal Alamiin

(Diriwayatkan dari Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-syafi’i. Dalam kitabnya “Anni’matul-Kubro ’alal-alam).

Maqam Saiyyida Aminah ibundanya Baginda & Maqam Rasulullah SAW manusia Pilihan.
""""""'''''''''"""""''"'"''''''''''''""'''''''''''''''''''''''''"""""""""""""""""""''''''''""""""""""""""""''

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala", aamiin 3x YRA...

SILAKAN DI SHARE ... ilmu yang bermanfaat perlu kita amalkan bersama ... Wallahu a'lam...

 NB:
""""""''"
Sampaikanlah walau satu ayat.

Jangan pernah menunda2 tuk hal yg baik......

ROJAB BULAN ISTIGHFAR*

*
(Insyaallah 1 Rojab tanggal 25 Februari 2020)

Berikut ini amalan² di bulan Rojab yg di ajarkan oleh Rasulullah Saw kepada para sholihin diantaranya:

1. Membaca sebanyak 100X setiap hari pada tanggal yg di tentukan:

سُبْحَانَ اللّٰهِ الْحَيِّ الْقَيُّومْ.......Tanggal 1-10 baca 100X

سُبْحَانَ اللّٰهِ الْأَحَدِ الصَّمَدْ.....Tanggal 11-20 baca 100X

سُبْحَانَ اللّٰهِ الرَّؤُوفْ.............Tanggal 21-30 baca 100X

2. Membaca istighfar ROJAB setelah sholat shubuh dan isya' caranya: setelah salam tanpa merubah posisi duduk tahiyat akhir, langsung membaca doa dibawah ini 70X

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَي

"Robbigh firlii warhamnii watub 'alayya"

Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah serta terimalah taubatku"

Manfaat:
Barang siapa yang membaca doa ini selama bulan Rojab maka ia tidak akan tersentuh api neraka, diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT sebanyak apapun dan Akan memperoleh welas asih kasih sayang Allah SWT.

3. Membaca istighfar setelah sholat Dhuhur sebanyak 70X

استغفر الله العظيم الذي لا اله الا هو الحي القيوم و اتوب اليه، توبة عبد ظالم لا يملك لنفسه ضرا و لا نفعا ولا موتا و لا نشو ر

"Astaghfirullah hal adzim alladzi laa ilaaha illallahual hayyul qoyyum wa atuubu ilaihi, taubata 'abdin dzoolimin laa yamliku linafsihi dhorron wala naf'an wala mautan wala hayatan wala nusyuuro".

4. Membaca istighfar setelah sholat Ashar dibawah ini sebanyak 7X

استغفر الله العظيم الذي لا اله إلا هو الحي القيوم غفا ر الذ نوب ستار العيوب لن ولو الدينا و لجميع ا المسلمين و اسٔله التو بة والمغفره انك انت الغفور الرحيم التواب الحكيم

"Astaghfirullah hal adzim alladzi laa ilaaha illallahual hayyul qoyyum ghoffaru dzunuubi sattarul 'uyubi lana waliwalidina wa lii jami'il muslimiina wa as aluhu taubata wal maghfirota innaka antal ghofuurur rohiimut tawwabul hakim"

5. Membaca doa berikut ini setiap selesai sholat fardhu selama bulan Rojab dan Sya'ban

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ وَاَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ
وقراءة القرآن

"Allahumma baariklana fii rojaba wa sya'bana wa ballighna romadzona wa a'inna 'alash shiyami wal qiyaami wa qiroatil quraan".

(Sumber: Kitab Kanzun Najah Wassurur)

Wallahu a'lam insyaallah bermanfaat, qobiltu, amalkan, save & share sebanyak-banyaknya insya Allah manfaat:

Senin, 10 Februari 2020

Amalan Pelancar Rizki dan Pelunas Hutang

IJAZAH KEKAYAAN MBAH HAMID PASURUAN

Setelah berusaha, bekerja akan tetapi segitu2 saja hasil nya, maka bacalah dzikir ini secara istiqomah insyaallah dalam waktu dekat rezeki kita akan mengalir deras dan jika punya hutang2 segera lunas.

✓Mbah Hamid Pasuruan pernah di tanya seseorang yg bertamu pd Beliau tentang rezeki, maka Beliau menjawab:

“Sembahyang shubuh jamaah! Gak usah takon wis nak, setengah tahun ae rasakno. Lek koen akehan melarate karo enake, yai ilokno, siap aku.
Di ilokno koen siap aku, sukur koen ngelaksanakno shalat shubuh jamaah. Wes gak usah takon maneh, Muleh!”.

(“shalat shubuh jamaah! Gak usah tanya lagi nak, setengah tahun saja rasakan, kalau hidupmu banyakan melaratnya daripada enaknya, marahin yai siap aku, di maki kamu siap aku, tapi harus jamaah shubuh. Wes gak usah banyak tanya lagi, sana pulang!”)

✓Imam Muslim dalam hadist nya menyampaikan Rasulullah SAW Bersabda:
“Barang siapa sholat shubuh berjamaah maka dia ada didalam jaminan ALLAH SWT” (HR. Muslim)
Jaminan disini menyeluruh bukan hanya pada keselamatan nya saja tapi juga rezekinya, kehidupan nya.

✓Sebelum sholat shubuh lakukan sholat sunnah 2 rakaat, seperti diketahui bahwa manfaat dan pahala yg sangat besar terkandung di dalam nya yaitu:
“Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725).
Kemudian bacalah:
1 “SUBHANALLAH WABIHAMDIHI SUBHANALLOHAL ADZIM ASTAGHFIRULLAH” 100X
(maka dunia akan mendatangi mu dgn menunduk)

Lalu membaca:
2. “YAA HAYYU YAA QOYYUM LAA ILAAHA ILLA ANTA” 40X

Lalu ditambah baca:
3. “AHYIL QULUB TAKHYA WASHLIKH LANAL A’MAL FIDDINI WAADDUNYA” 18X

Kemudian Habibana Lutfi bin Yahya Pekalongan menambahkan untuk memegang dada sebelah kiri dgn tangan kanan sambil membaca:
4. “YAA FATTAH YAA ROZZAQ” 70X.
Artinya: Yang Maha Pembuka, Yang Maha Pemberi Rezeki.

✓Lalu sholat shubuh kemudian setelah sholat baca doa seperti biasa dan sertakan doa pelunas hutang dibawah ini:

Dari Abu Said Al-Hudri RA meriwayatkan bahwa pada suatu hari Rasulullah Saw masuk ke dalam masjid bertemu dengan seorang laki-laki Anshar bernama Abu Umamah.

“Ya Abu Umamah, sekarang bukan waktu sholat, mengapa engkau berada disini?” tanya Rasulullah.

“Aku dirundung kesedihan dan dibelit banyak hutang, ya Rasulullah,” jawab Abu Umamah.

“Maukah jika kuajarkan kepadamu satu kalimat yang bila kau ucapkan, Allah akan menghilangkan kesedihan dan melunasi hutang-hutangmu?”

“Tentu saja, ya Rasulullah,” jawabnya.

Beliau Saw berkata, “Katakanlah pada waktu PAGI dan SORE”:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Alloohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazn, wa a’uudzubika minal ‘ajzi wal kasal, wa a’uudzubika minal jubni wal bukhl, wa a’uudzubika min gholabatid dain wa qohril rijaal.”

“Doa itu kuamalkan dan Allah menghilangkan kesedihan dan melunasi hutang-hutangku,” jelas Abu Umamah.

(HR Abu Dawud dan Tirmidzi. Doa ini juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari, An-Nasaai dan ahmad dengan matan sedikit berbeda).

Kalo ada yg bilang “wong sholat koq niatnya buat ngejar rezeki” maka itu pemikiran yg sama sekali salah. Niat kita tetap mencari ridho ALLAH SWT dgn melakukan amalan2 diatas, sedangkan rezeki adalah salah satu dari hasil di ijabahnya doa kita dan juga karunia ALLAH SWT sangat luas bukan terbatas hanya pada rezeki saja. Doa2 tsb di ajarkan oleh para habaib wa sholihin, para kyai yg tentunya semua bersumber dari Rasulallah SAW.

Jgn dekati RIBA, jaga perut dari makan/hasil yg haram, rutin sedekah meskipun sedikit, sertakan doa utk kedua orang tua disetiap doa kita, maka insyaallah dgn di tambah dzikir ini akan dimudahkan rezeki kita semua silahkan praktekkan dan rasakan hasilnya.

Amalan Pelunas Hutang.

Al Habib Ali bin Husein Al Attas atau lebih dikenal dengan Habib Ali Bungur (ulama masyhur ditanah Betawi) dalam kitab Al Qirthos ( Karya Al ‘Allamah Al Habib Ali bin Hasan bin Abdullah bin Husin bin Umar Al Attas) menyebutkan satu riwayat:

يروي ان من صلي ركعتين قبل طلوع الفجر‘يقراء في كل ركعۃ الفاتحۃ وايۃ الكرسي ثلاث مرات والكافرون مرۃ والاخلاص ۱۱ مرۃ ثم يقول بعد الفراغ : سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم استغفرالله ۱۰۰ مرۃ‘قضي الله دينه ووسع عليه رزقه.

Barang siapa shalat dua raka’at sebelum terbit Fajar. Dalam setiap raka’atnya ia membaca :

1) Al-Fatihah
2) Ayat Kursi 3x
3) Surat Al-Kafirun 1x
4) Surat Al-Ikhlas 11x

Kemudian setelah shalat ia membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ أَسْتَغْفِرُ الله

“subhanallah wabihamdihi subhanallahil adhim astagfirullah” 100x

Maka Allah akan melunasi hutangnya dan melapangkan rizkinya.

Amin ya rabbal’alamin