MUTIARA ILMU: SHOLAWAT YANG TIDAK AKAN SIRNA PAHALANYA

Rabu, 15 Juni 2022

SHOLAWAT YANG TIDAK AKAN SIRNA PAHALANYA

*الـسَّـلَامُـ عَلَيْڪُمْـ وَرَحْمَةُ اللّٰـٰه وَبَرَڪَاتُهُ*
*اَللَّٰہُمَّ صَلِّ عَلَیٰ سَیِّدِنَا مُحَمَّدِِ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ*
*بِسْــــــــــمِـ اللَّـٰهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِـ*


Abul Hasan Al-Bakri, Abu 'Umarah bin Zaid Al-Madini dan Muhammad bin Ishaq Al-Mathlabi meriwayatkan :

"Suatu hari ketika Rasulullah ﷺ berada di masjid, tiba-tiba seorang lelaki bersorban datang menemui beliau. Lelaki itu membuka sorban yang menutupi wajahnya dan berkata dengan Fasih, "Salam sejahtera untukmu duhai manusia yang memiliki kemuliaan yang menjulang tinggi dan tak tertandingi." 

Nabi ﷺ kemudian mendudukkan lelaki tersebut diantara beliau dan Abu Bakar radhiyallahu 'anhu.

Abu Bakar memandangi lelaki tersebut kemudian berkata kepada Rasulullah ﷺ,
"Duhai Rasulullah, mengapa engkau meletakkannya di antara aku dan engkau, sedangkan aku mengetahui bahwa di muka bumi ini tidak ada seseorang yang engkau cintai melebihi diriku?" 

Rasulullah ﷺ kemudian bersabda, 
"Duhai Abu Bakar, Jibril memberitahuku bahwa lelaki ini suka bersholawat kepadaku dengan sebuah sholawat yang belum pernah dibaca oleh siapapun sebelumnya."

Sayyidina Abu Bakar pun lantas berkata, 
"Duhai Rasulullah ajarkanlah kepadaku sholawat yang ia baca agar aku dapat bersholawat kepadamu dengannya." 

Rasulullah ﷺ kemudian menyebutkan sholawat tersebut :

اللَّهُمَّ  صَلِّ عَلَى  سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّد في الأَوَّلِينَ وَالآخِرِينَ  وَفِي الْمَلأِ الأَعْلَى إِلَى يَوْمِ الْدِّينِ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala ali sayyidina muhammadin fil awwalin wal akhirin wafil malail a’la ila yaumiddin

“Ya Allah, limpahkan rahmat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad ﷺ beserta keluarganya sebanyak shalawat yang diucapkan orang-orang terdahulu dan kemudian, dan sebanyak ciptaan yang ada di langit sampai hari kiamat.”

Abu Bakar kemudian bertanya
"Duhai Rasulullah, apakah balasan yang akan diperoleh seseorang yang membaca sholawat ini?" 

Rasulullah ﷺ menjawab 
"Duhai Abu Bakar, engkau telah menanyakan sesuatu yang aku tidak mampu menghitungnya. Seandainya lautan menjadi tinta, pepohonan menjadi pena dan para malaikat menjadi juru tulis. Maka lautan akan kering, pepohonan akan habis sedangkan para malaikat belum selesai mencatat pahala sholawat ini". Masyaallah 

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد۞

Hadits ini diriwayatkan oleh Abul Faraj dalam bukunya Al-Muthrib.

Alhabib Muhammad bin Husein Alhabsyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar